Trubus.id — Pehobi tanaman hias, seperti sukulen, sering kali mengisi pot dengan pernak-pernik tambahan. Hal ini bertujuan untuk menambah keindahan, sekaligus memanjakan mata saat memandang. Apalagi, saat ini sebagian jenis tanaman hias bisa dirawat di dalam ruangan.
Rieny Yuniarti, pehobi sukulen di Tangerang Selatan, Banten, memelihara berbagai sukulen dalam satu pot dan menghiasnya dengan pernak-pernik. Rieny ingin menampilkan keindahan taman berkonsep negeri dongeng dengan memanfaatkan sukulen kesayangan.
Rieny menata tanaman dalam dua pot tanah liat berdiameter 18 cm dan 10 cm. Ia memilih echeveria, gymnocalycium, euphorbia, haworthia, dan sedum untuk mewujudkan taman idaman.
Pehobi sukulen itu melapisi bagian dasar kedua pot itu dengan hidroton dan pasir malang. Selanjutnya, ia menuangkan media tanam campuran siap pakai berisi sekam bakar, serbuk sabut kelapa, andam, dan pakis.
Rieny menaburkan insektisida di permukaan media tanam terlebih dahulu untuk menangkal kedatangan serangga. Setelah itu, ia menanam echeveria, haworthia, dan gymnocalycium pada pot berdiameter mini.
Sementara itu, pada pot berdiameter besar, ia menanam euphorbia, echeveria, haworthia, dan sedum. Rieny meletakkan pot berdiameter mini di atas pot besar. Ia sengaja memilih 3 echeveria berdaun merah muda sebagai materi rangkaian untuk memberikan kesan ceria.
Rieny lantas menata bebatuan hias untuk menutup media tanam. Tak lupa, ia menghias taman impiannya itu dengan ornamen berupa replika rumah, papan nama, dan kumbang kepik.
Rieny meletakkan rangkaian sukulen itu pada rak khusus yang dilengkapi dengan grow light untuk menyimpan rangkaian. Jarak antara lampu dan permukaan tanaman sekitar 15 cm. Tujuannya, agar tanaman mendapatkan cahaya setiap saat. Ia juga menyalakan kipas angin supaya sirkulasi udara lancar.
“Kipas angin diperlukan karena kelembapan ruangan cukup tinggi,” kata Rieny.
Silvya Widjaja, pehobi sukulen di Bali, menuturkan, merangkai aneka sukulen dalam satu wadah menjadi kegiatan menyenangkan. Konsepnya serupa terarium, tetapi lebih memperhatikan kesehatan tanaman. Pemilihan pot, tanaman, media tanam, pupuk, dan dekorasi mempertimbangkan pertumbuhan tanaman.
“Tanaman mendapatkan tempat tinggal yang nyaman sehingga tumbuh sehat,” ujar Silvya.
