Trubus.id—Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong Kabupaten Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, dan Sampang mewujudkan swasembada. Amran berharap Pulau Madura menjadi contoh bagi daerah lain dengan hasil produktivitas tinggi.
Salah satunya melalui pemanfaatan irigasi dan perpompaan atau (Irpom) maupun pemasangan pompanisasi pada sungai-sungai basah yang tidak pernah kering. Mentan Amran menuturkan khusus di Bangkalan, optimalisasi mencapai 4.468 hektare (ha) melalui program perluasan areal tanam (PAT) dan juga pemasangan pompanisasi.
Amran menuturkan pompa adalah solusi cepat yang bisa meningkatkan indeks pertanaman menjadi 3 kali. PJ Bupati Bangkalan, Arief M. Edie menyampaikan terimakasih atas perhatian besar jajaran Kementan terhadap jalannya pembangunan pertanian di Kabupaten Bangkalan.
Menurut Arief, program pompanisasi dan perluasan areal tanam sangat tepat untuk menjadikan Bangkalan sebagai salah satu pemasok pangan masa depan bangsa.
“Kami punya sawah tadah hujan dan sawah kering yang bisa diolah menjadi 3 kali panen dalam setahun. Karena itu kami membutuhkan alat pompa ini. Alhamdulillah dengan bantuan Pak Menteri kami siap meningkatkan produktivitas,” katanya.
Arief menargetkan pada 2025 Kabupaten Bangkalan menjadi daerah pertanian terbesar di Pulau Madura sehingga bisa memperkuat ketahanan pangan nasional. Sebagian sentra di wilayahnya sudah ada yang tiga kali panen dalam semusim.
“Kami ingin Bangkalan maju menjadi daerah-daerah pertanian masa depan yang bisa mendukung Indonesia mewujudkan lumbung pangan dunia. Dan untuk stok beras, kami laporkan Pak Menteri, di Bangkalan tidak kurang karena kami semua ter-cover dengan produksi sendiri,” kata Arief pada siaran pers Kementan
Ia menuturkan bahkan masyarakat Bangkalan pun paling suka beras premium, karena berasnya berlimpah. Kabupaten Bangkalan memiliki potensi luas tanam dan luas panen yang cukup besar.
Luas tanam pada periode Januari dan April 2024 mencapai 31.633,51. Rata-rata produktivitas mencapai 5,06 ton per hektare (ha). Sementara itu, data luas lahan sawah di Kabupaten Bangkalan mencapai 29.540 ha, sawah tadah hujan 21.491 ha, sawah irigasi sebesar 8.049 dan tegal mencapai 62.618 ha.
Melansir pada laman Kementan irigasi dan perpompaan (Irpom) di Jawa Timur mencapai 1.183 untuk 31 kabupaten dan kota. Sementara untuk Pulau Madura, jumlah irpom yang tersedia mencapai 326 unit untuk kebutuhan di 4 Kabupaten.
