Thursday, August 18, 2022

Nepenthes maxima Dari Celebes Mendunia

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Penampilan kedua N. maxima itu memang berbeda. Maxima yang tumbuh di tengah gunung bentuknya sangat spektakuler. ‘Gelombang daun sangat bagus tak seperti nepenthes umumnya,’ kata pria kelahiran Inggris itu. Gelombang daun di pinggir sangat jelas, mirip anthurium wave of love.

Daun berwarna cokelat tua sehingga kontras dengan tulang daun yang hijau. Penampilannya kian fantastis lantaran kantong berukuran besar, panjang sekitar 20 cm, dan berwarna hijau bercak cokelat. Selain itu, ada juga kantong maxima yang berwarna hijau mulus meski terkena sinar matahari langsung.

Sementara N. maxima yang tumbuh di padang rumput berpenampilan sebaliknya. ‘Bentuknya mini,’ ujar Stewart. Panjang kantong tak lebih dari 3 cm. Itu karena kobe-kobe-sebutan nepenthes di Papua-berevolusi menyesuaikan habitatnya yang kering. Daun berwarna merah marun dan sedikit hijau. Tak seperti bentuk sebelumnya, tepi daun maxima mini rata.

Ciri khas maxima, kantong atas selalu berbentuk corong, tidak pernah menyerupai mangkuk. Penampilannya mirip N. fusca, N. klossii, dan N. eymae. Dengan 2 spesies terakhir, maxima serupa dari segi indumentum-berbulu-yang panjang, 2 bunga dalam 1 tangkai, memiliki tambahan pada kantong penutup, dan bentuk daun.

Bedanya, mulut kantong N. klossii seperti kepala ular sendok dan kantong atas N. eymae mirip kloset duduk di kamar mandi. Sedangkan dengan N. fusca, maxima hanya berbeda dari segi penutup kantong. Penutup kantong fusca lebih rata dibandingkan maxima.

Rendah-tinggi

Sulawesi memang gudang N. maxima. Hal itu pun diakui Ch’ien Ch’ien Lee. ‘Nepenthes maxima terbaik yang pernah saya lihat ada di Sulawesi. Warnanya indah dan bentuknya besar tak seperti maxima lainnya,’ ungkap hobiis asal Amerika Serikat yang menyukai nepenthes sejak 15 tahun silam itu. Selain Sulawesi, N. maxima bisa ditemui di Maluku dan Papua.

Wartawan Trubus, Dian Adijaya Susanto dan Sardi Duryatmo, menemukan N. maxima di Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua, di ketinggian 1.800 m dpl. Puluhan nepenthes berwarna merah bercak hijau dan hijau itu tumbuh di antara ilalang. Panjang kantong mencapai 20 cm. Ya, N. maxima memang paling luas areal pertumbuhannya.

Di alam, anggota famili Nepenthaceae itu tumbuh dari 200-2.100 m dpl. Tak heran bila maxima tergolong nepenthes yang sangat adaptif terhadap perubahan suhu dan kelembapan.Ia sangat mudah dibudidayakan di dataran rendah maupun tinggi.

Frankie Handoyo, hobiis di Jakarta, pertama kali merawat 400-500 N. maxima asal Sulawesi di Cidahu, Sukabumi. Di sana entuyut tumbuh sehat. Kantong berwarna merah dengan panjang 18-19 cm. Ketika diboyong ke Jakarta, maxima masih bisa hidup meski penampilannya berubah. Kantong menjadi kecil, panjang 10-12 cm, dan berwarna hijau.

Hibrida

Ratusan pot N. maxima Trubus saksikan di salah satu dari 7 greenhouse milik Borneo Exotics di Nuwara Eliya, Sri Lanka, yang berketinggian 1.884 m dpl. Robert Cantley, managing director Borneo Exotics mengembangkan tak hanya spesies, tapi juga hibrida maxima. Sebut saja N. Lady Pauline (silangan N. talangensis x N. maxima) dan N. verticosa x N maxima. DeRose Belgia di Belgia memiliki N. Gentle (N. maxima x N. fusca) dan N. Miranda (N. northiana x N. maxima) x N. maxima. Nun di Australia, Exotica Plant juga mengembangkan puluhan hibrida maxima.

M Apriza Suska di Bogor mengoleksi silangan maxima yang tak kalah menarik. Di antaranya N. ventricosa x N. maxima, N. bicalcarata-red x N. maxima, N. maxima x N. thorelli, N. maxima-dark x N. truncata, dan N. Lady Pauline.

Hibrida maxima tak hanya dikembangkan di Asia. Frankie pernah melihat N. Mixta (N. northiana x N. maxima) waktu berjalan-jalan di sebuah kota kecil dekat Den Haag, Belanda. Menurut Jacques Besnard, dari International Carnivorous Plants Society, hibrida maxima itu dijual di toko-toko bunga di Paris seharga 15-35 euro. Dengan keragaman sosok dan warna kantong, pantas bila N. maxima selalu menarik perhatian seperti yang diapresiasikan Stewart. (Rosy Nur Apriyanti)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img