Friday, January 16, 2026

Nutrisi Power V-Gro: Biaya Produksi Cabai Hemat 40%

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Penggunaan nutrisi Power V-Gro mendatangkan manfaat bagi petani. Pekebun di Desa Selokromo, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah, Noordin Lubis merasakan manfaat itu.

Noordin menuai 2,8—4,2 ton cabai rawit dari lahan 5.000 m2. Jumlah panen itu setara musim tanam sebelumnya. Namun, sejak penggunaan Power V-Gro ia dapat menghemat biaya pemupukan hingga 30—40%. Ia mengurangi pemakaian pupuk kimia sintetis.

Semula ia membutuhkan 200 kg pupuk NPK berimbang. Kini hanya membutuhkan 50 kg pupuk kimia. Selebihnya, Noordin mengandalkan nutrisi tambahan berupa pupuk organik Gro-Mate Ls dan Amino-Age produksi PT Tunas Agro Persada.

Noordin menyampurkan 1 liter Gro-Mate Ls dan 1 kg NPK yang diencerkan dalam 200 liter air. Ia memberikan larutan itu sejak sebelum tanam. Setelah dibuat bedengan dan lubang tanam, ia memberikan pupuk kompos dan larutan Gro-Mate Ls dengan cara dikocor.

Pada umur 7—10 hari setelah tanam (hst), ia memberikan larutan Grow-Mate Ls sebanyak 1 gelas per tanaman. Pemupukan Gro-Mate Ls selanjutnya setiap 10—15 hari hingga panen pada umur 90 hst.  Noordin menghabiskan 4 drum berisi 200 liter per drum per musim tanam.

Menurut agronomis PT Tunas Agro Persada wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Slamet Sutono, A. Md., Gro-Mate Ls dapat meningkatkan kesuburan tanah. Mengandung asam humat hingga 15%.

“Asam humat berfungsi memperbaiki struktur tanah yang keras dan padat menjadi remah, gembur, dan sehat,” kata Slamet.

Gro-Mate Ls juga berperan meningkatkan daya tukar ion-ion di dalam tanah dan mengurangi erosi pupuk.

Noordin juga menggunakan Amino-Age dengan dosis 2 tutup botol yang dilarutkan dalam 16 liter air. Pemakaian Amino-Age tergantung kondisi tanah dan cuaca.

Saat musim hujan ia memupuk dengan dikocor dan semprot ke tanaman. Saat kemarau cukup disemprotkan ke seluruh tanaman. Waktu pemberian bersamaan dengan aplikasi Gro-Mate Ls.

Menurut Slamet Amino-Age mengandung asam amino dan vitamin yang berfungsi merangsang dan mempercepat pertumbuhan akar, batang, dan tunas baru.

Noordin juga menambahkan urine kelinci atau kambing yang terfermentasi. Caranya berikan 2 ragi tapai dalam satu galon setara 15 liter, tutup dengan kain, serta simpan selama sehari dan semalam.

Setelah itu masukkan 1,5—1,7 cc Gro-BS1 per liter air, lalu simpan selama sepekan. Slamet menuturkan, Gro-BS1 mengandung bakteri (Bacillus subtilis) berpotensi mengembalikan kesuburan tanah.

Selanjutnya, Noordin menambahkan 500 ml molase per satu galon. Dosisnya campur 7 liter larutan itu yang 200 liter air. Ia juga menambahkan satu botol minuman yang mengandung (Lactobacillus casei Shirota strain).

Pemberian larutan urine kelinci atau kambing sebelum menanam atau dikocor bersamaan dengan larutan Gro-Mate Ls. Memasuki fase generatif, Noordin memberikan Verical dengan dosis 3 tutup kemasan dicampur dalam 16 liter air.

Menurut Slamet Verical mengandung unsur kalsium (Ca) yang memegang peranan penting pada setiap tahap pertumbuhan.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img