Wednesday, January 28, 2026

One Health, Langkah Pencegahan Penularan Penyakit Hewan ke Manusia

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia (zoonosis) saat ini tengah menjadi perhatian global. Zoonosis disebabkan oleh mikroorganisme parasit berupa bakteri, virus, jamur, atau parasit seperti protozoa dan cacing. Perlu upaya pencegahan untuk penyebaran zoonosis, salah satunya dengan menerapkan konsep One Health.

Konsep One Health merupakan salah satu konsep baru yang dikenalkan untuk pencegahan penyakit pada hewan yang berisiko menularkannya ke manusia ataupun sebaliknya. Namun, sayangnya, publik masih kurang mengetahui konsep One Health.

Prof. Stefano Mazzoleni dan tim dari University of Naples Federico II, Italia, dalam penelitiannya menemukan temuan baru yang mendukung untuk penyempurnaan konsep One Health. Temuan itu adalah The NoSelf Mechanism. Prinsip pada temuannya sederhana, tetapi sangat revolusioner. Prinsip The NoSelf Mechanism bisa digunakan di segala sektor, perkebunan, peternakan, bahkan manusia.

“Prinsip NoSelf arti mudahnya begini, kalau kita itu sudah tahu patogen, artinya solusi ada patogen itu sendiri,” jelasnya, saat memaparkan materi dalam acara “One-Health: New Roads Towards One Health in Indonesia and the Region Through the NoSelf Mechanism,” Kamis (22/09), di IPB Convention Center, Bogor, Indonesia.

Sementara itu, Dr. Taco Bottema, dari PT Ekotalis Teknologi Indonesia, mengapresiasi temuan dari Prof. Stefano Mazzoleni. Dengan temuan itu, Taco berharap industri agribisnis ke depan bisa lebih sehat. Hal ini karena menurutnya saat ini masyarakat sudah terlalu banyak menggunakan bahan kimia, pupuk kimia.

Lebih lanjut, Taco juga mengkritisi kebijakan pemerintah Indonesia tentang bahan organis yang ada di lahan sawit. Kebijakan pemerintah yang menyebut bahan organis bagus untuk tanah sehingga bahan organis tidak boleh jauh dari areal lahan sawit itu sendiri.

Namun menurutnya, hal itu malah bisa berdampak pada timbulnya penyakit yang bisa menyerang tanaman sawit itu sendiri. Artinya, jika semua bahan dari sawitnya turun di lapangan tidak boleh keluar, jadi semua sel DNA akan terkubur di tanah dan akhirnya akan ada penyakit.

“Bahan organis bagus tidak boleh ke luar lapangan itu salah besar,” katanya.

Sebagai informasi, kegiatan seminar internasional One Health ini diselenggarakan oleh PT Ekotalis Teknologi Indonesia, bekerja sama dengan AND Biopharma (Belanda) dan University of Naples Federico II, Italia.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img