Saturday, December 3, 2022

Teknik Perawatan Intensif untuk Mendapatkan Kabelbusi Berkualitas

Rekomendasi

Trubus.id — Pehobi perlu melakukan perawatan intensif untuk mendapatkan kabelbusi Philodendron billietiae (P. billietiae) berkualitas. Kabelbusi kualitas unggul sangat berpotensi bersaing di ajang kontes. Noldy Topan Maheu, pemilik P. billietiae memberi tips agar tanaman tumbuh dengan indah.

Noldy mengatakan, jika ingin mendapatkan kabelbusi berkualitas, pemilik mesti memperhatikan bibit dan perawatan optimal. Trah bibit merupakan kunci utama untuk menghasilkan tanaman juara saat kontes.

Menurut Noldy, ada dua faktor utama yang jadi pertimbangan saat memilih bibit kabelbusi, yaitu persentase variegata daun harus seimbang dengan yang hijau dan semua daun harus variegata. Tangkai daun juga harus berwarna jingga cerah. Kedua faktor itu menurun dari induknya (genetik). Jadi, pilih kriteria itu dengan cermat.

Ketika sudah menemukan induk tanaman berkualitas, pisahkan dari bonggol induknya saat berdaun 10 lembar. Saat dipisahkan, semua akar bibit tidak boleh putus. Bila akar putus, aliran nutrisi terputus juga. Akibatnya, daun baru yang muncul lebih kecil.

Bibit kemudian ditanam dengan menggunakan media campuran sekam mentah, sekam bakar, andam, dan perlit. Media itu dipilih karena bersifat porous, yakni mudah melepaskan kelebihan air.

Aduk media hingga merata. Lalu semprotkan larutan berisi mikrob dan tutup rapat dengan terpal plastik selama 14 hari. Setelah itu, media siap dipakai. Wadah harus memiliki lubang pembuangan air yang banyak agar mudah melepaskan air siraman.

Bibit ditanam seperti biasa, dengan memasukkan semua akar dalam pot dan timbun dengan media. Agar tanaman tidak goyang, tancapkan beberapa stik sebagai tempat mengikat tangkai dan memperkuat tanaman.

Letakkan tanaman di bawah naungan jaring 60%. Penyiraman 2 kali dalam sepekan. Di akhir pekan diseling dengan penyiraman pupuk cair bokashi. Agar kebutuhan nutrisi tanaman terpenuhi, siram ke media dan semprot ke daun dengan konsentrasi 15 banding 1.

Upayakan pupuk cair bokashi yang digunakan adalah buatan sendiri. Cara membuatnya dengan menampung limbah dapur organik dalam drum. Limbah dapur kemudian disemprot larutan mikrob dan ditutup rapat. Setelah 15 hari, pupuk cair sudah jadi. Tandanya, larutan beraroma tidak menyengat. Selain pupuk bokashi, berikan tanaman pupuk lambat urai sebanyak 1 sendok teh. Taburkan setiap 3 bulan ke media.

Mengatasi hama

Menurut Noldy tidak banyak hama atau penyakit yang menyerang P. billietiae. Namun, ada satu hama yang kerap datang yakni kutu putih, terutama di musim hujan. Untuk mengatasinya, Noldy menyemprotkan pestisida pabrikan.

Perawatan lainnya adalah dengan memutar pot tanaman, terutama saat muncul daun baru. Arahkan daun baru menghadap matahari terbit. Dengan cara itu, tangkai daun tidak membengkok. Daun pun tumbuh ke semua arah.

Bila daun baru tidak muncul, pot tanaman tetap diputar saat tangkai daun mengeras. Dengan demikian, tangkai tanaman kokoh dan mampu menahan bobot daun yang lebar.

Dengan perawatan yang tepat, P. billietiae tumbuh menjadi philodendron yang sempurna. Apalagi pertumbuhan tanaman pun amat cepat. Hanya dalam 2 tahun, anakan tumbuh menjadi pohon besar yang mewah.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Alasan UGM Mendorong Konversi LPG ke Kompor Listrik

Trubus.id — Ketergantungan penggunaan kompor gas LPG terus meningkat. Itu yang menjadi salah satu alasan Pusat Studi Energi (PSE)...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img