Saturday, December 3, 2022

Korea Selatan dan 49 Varietas Stroberi Unggul Kualitas Ekspor

Rekomendasi

Trubus.id — Korea Selatan tak hanya terkenal sebagai penghasil ginseng, tetapi juga eksportir stroberi. Kini, Korea Selatan secara resmi memiliki setidaknya 49 varietas stroberi unggul kualitas ekspor.

Gap Su Yoon, Presiden Asosiasi Produsen Stroberi Ekspor Korea, mengatakan, hingga 2005 stroberi varietas jepang menyumbang lebih dari 90% stroberi di Korea Selatan.

“Sekitar 92% varietas yang dibudidayakan di dalam negeri menggunakan varietas jepang seperti mutiara merah (yukbo) dan janghee (akihime),” kata Gap Su Yoon.

Untuk mengatasi masalah itu, pemerintah bekerja sama dengan lembaga penelitian dan universitas pertanian di masing-masing wilayah untuk mengembangkan dan mendistribusikan varietas stroberi dalam negeri.

Sejak saat itulah pengembangan dan perbaikan varietas stroberi lokal terus dilakukan. Tingkat lokalisasi stroberi yang hanya 9,2% pada 2005 meningkat menjadi 96,0% pada 2020.

Selanjutnya, lembaga pertanian setempat berupaya mengembangkan varietas lokal yang dimulai dengan jenis seolhyang. Varietasnya kemudian bertambah dengan jenis maehyang yang ditujukan untuk ekspor dan santa yang ramah pengawetan.

Saat ini seolhyang mendominasi pasar domestik Korea. Sementara itu, maehyang masih menjadi unggulan ekspor. Pengembangan varietas domestik, maehyang, membuka jalan untuk ekspor.

Selain ketiga jenis itu, ada pula stroberi arih yang dengan keunggulan berukuran besar dan kokoh, king’s berry (beraroma persik lembut), dan geumsil (sangat manis).

Jenis unggul lain seperti goha, jukhyang, dan santa pun mulai ditanam di berbagai negara seperti seperti Cina, Vietnam, Myanmar, Australia, dan Selandia Baru.

Meskipun maehyang dicintai pasar ekspor, sejatinya petani kesulitan untuk mengatur spesifikasi varietas itu. Hal ini karena budidayanya yang sulit, seperti lemah terhadap hama dan penyakit serta kesulitan memupuk saat cuaca dingin. Meskipun begitu, petani lebih memilih untuk tetap membudidayakan maehyang.

Kesuksesan ekspor stroberi juga ditentukan oleh pengemasan yang begitu prima. Petani mengirim hasil panen ke pusat pengolahan terdekat untuk mendapatkan perlakuan dengan karbon dioksida (CO₂) dan klorin dioksida (ClO₂).

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Alasan UGM Mendorong Konversi LPG ke Kompor Listrik

Trubus.id — Ketergantungan penggunaan kompor gas LPG terus meningkat. Itu yang menjadi salah satu alasan Pusat Studi Energi (PSE)...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img