Trubus.id–Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) berinovasi dengan menghadirkan Padi Gogo Protani, varietas unggul yang dilepas oleh Kementerian Pertanian pada tahun 2020. Dalam keterangan padi itu memiliki keunggulan berupa potensi hasil mencapai 9 ton per hektare, toleran terhadap kekeringan, serta kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan padi biasa.
Salaah satuz penanaman Padi Protani dapat dilihat di Desa Cibentang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, yang menjadi salah satu lokasi pengembangannya.
Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si, selaku Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, bersama tim peneliti, Prof. Totok Agung DH dan Prof. Sri Lestari, melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Dari hasil pengamatan, padi Protani tumbuh dengan baik dan menunjukkan perkembangan optimal, dengan jumlah anakan mencapai 40 rumpun per tanaman.
Melansir pada laman UNSOED menurut Prof. Totok Agung DH, Padi Protani tidak hanya berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga berpotensi mendukung ketahanan pangan dan pencegahan tengkes. Dengan kadar protein yang mencapai 9–10 persen.
Penanaman di Desa Cibentang dimulai pada 15 Januari 2025, dengan total lahan yang digunakan mencapai 10 hektare. Diperkirakan, panen akan menghasilkan 75 ton gabah kering panen.
Foto: Dok. Unsoed
