Wednesday, January 28, 2026

Pakan Tepat Menentukan Kesehatan dan Warna Ikan Arwana

Rekomendasi
- Advertisement -

Menentukan jenis pakan yang tepat menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan, pertumbuhan, dan kualitas warna ikan arwana. Prinsip dasar nutrisi ikan karnivora dijelaskan secara rinci dalam buku Nutrition and Feeding of Fish karya Lovell. Dalam buku tersebut disebutkan bahwa ikan pemakan daging memerlukan asupan protein dan lemak berkualitas tinggi agar pigmen tubuh serta proses metabolisme dapat berlangsung optimal. Prinsip itu juga berlaku pada ikan arwana yang membutuhkan nutrisi stabil untuk menonjolkan warna merah, emas, maupun hijau secara maksimal.

Pelet premium menjadi pilihan pakan yang paling konsisten karena formulasi nutrisinya telah terstandardisasi. Berdasarkan rekomendasi National Research Council (NRC), pelet untuk ikan karnivora idealnya mengandung protein sebesar 40—55%. Selain protein, pelet berkualitas juga harus mengandung asam lemak omega-3 yang berasal dari bahan seperti tepung ikan atau minyak ikan. Kandungan nutrisi yang stabil tersebut sulit dicapai apabila hanya mengandalkan pakan hidup. Oleh sebab itu, pelet sering dijadikan pakan pokok untuk menjaga pertumbuhan dan efisiensi konversi pakan pada arwana.

Jangkrik merupakan pakan yang sangat disukai ikan arwana karena mampu merangsang perilaku alami berburu serta memiliki kandungan protein yang tinggi. Namun, penelitian Finke menunjukkan bahwa komposisi mineral jangkrik, terutama rasio kalsium dan fosfor, tidak seimbang. Jika diberikan secara berlebihan, kondisi itu dapat memicu gangguan pada struktur tulang ikan. Oleh karena itu, praktik gut-loading, yakni mengisi jangkrik dengan pakan bernutrisi sebelum diberikan, kerap diterapkan untuk meningkatkan kualitas gizinya.

Pemberian pakan yang kaya karotenoid terbukti mampu meningkatkan kecerahan warna tubuh ikan. Studi García-Chávez dan rekan menunjukkan bahwa astaxanthin dan β-karoten berperan dalam memperbaiki kualitas warna melalui peningkatan struktur kromatofor serta mendukung kesehatan kulit. Pada ikan arwana, pigmen alami yang berasal dari pelet maupun udang menjadi strategi umum untuk memperkuat warna tanpa menggunakan pewarna sintetis yang berisiko.

Berdasarkan berbagai bukti ilmiah tersebut, pola pemberian pakan yang paling ideal adalah mengombinasikan pelet premium sebagai sumber nutrisi utama dengan pakan hidup, seperti udang atau jangkrik, sebagai pelengkap warna dan stimulasi perilaku. Pendekatan ini sejalan dengan standar nutrisi ikan karnivora menurut NRC serta berbagai temuan penelitian mengenai peran karotenoid dalam pewarnaan ikan akuarium. (Naya Maura Denisa)

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img