Friday, January 30, 2026

Panen Sayur di Kaleng Cat

Rekomendasi
- Advertisement -

Tumpukan kaleng bekas cat tembok setinggi 2 m itu bukan sembarang tumpukan. Dari lubang-lubang di sisi kaleng, muncul berbagai sayuran seperti seledri, sawi, bawang daun, tomat, sampai cabai dan paprika, bahkan padi. Tumpukan kaleng berkuping sayuran itu tampak di lahan 700 m2 di Tandes, Surabaya. Kasino, sang pekebun, memanen 20 kg seledri per m2 per periode tanam. Itu hampir 3 kali lipat produktivitas lahan biasa, yang cuma 8 kg.

Budidaya bertingkat—memaksimalkan lahan sempit—sama sekali bukan barang baru. Menurut Dr Agus Suryanto, ahli budidaya tanaman Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, vertikultur perlu pasokan kontinu nutrisi tinggi agar produksi ajek. Pasalnya, ruang dan sumber hara sangat minim sehingga tidak bisa mengandalkan kemurahan alam. Kasino memasukkan 1 l pupuk organik cair dalam 20 liter air lalu menyiramkan 3 kali sehari, masing-masing 2,5 l.

Persiapan vertikultur kaleng tidak makan banyak biaya, cukup Rp30.000—Rp50.000 per unit berisi 10 kaleng. Asumsinya, media tanam bisa dipakai 3 kali tanam, sedangkan kaleng tahan bertahun-tahun. Semakin lama umur vertikultur, semakin murah biaya. Kasino juga bisa mengatur waktu panen sesuai keinginan. Musababnya, kebutuhan nutrisi tanaman tercukupi sehingga pertumbuhan, produksi, dan panen lebih cepat.***

Artikel Terbaru

Cara Mengatasi Philodendron Layu, Busuk Akar, dan Daun Menguning

Philodendron termasuk tanaman yang kuat. Meski beitu tanda seperti layu, busuk akar, atau daun menguning biasanya mengindikasikan gangguan fisiologis...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img