Tuesday, January 27, 2026

Pemupukan Intensif agar Alpukat Bermutu Tinggi

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Pekebun alpukat di Kabupaten Jember, Andik Eko Susanto, sukses membuat tanaman alpukat di kebunnya bermutu tinggi. Buah alpukat mulus dengan bobot rata-rata 500 gram per buah.

Andik menanam 125 pohon alpukat miki di lahan 2.200 m². Pohon panen perdana pada umur 2,5 tahun. Andik memanen 200 kg buah dengan total pendapatan Rp2,8 juta per sekali panen. Ia menjual hasil panen kepada pengepul alpukat di Kabupaten Jember.

Rahasia alpukat bermutu tinggi  lantaran Andik memberikan pemupukan intensif. Ia menaburkan 40 kg pupuk kotoran kambing fermentasi dan benar-benar kering. Biasanya dari kotoran yang telah dibiarkan setahun di kandang. Jika kotoran masih basah dikhawatirkan terlalu panas sehingga berpotensi menyebabkan kanker batang.

Menurut ketua Tani Alpukat Siderejo (TAS), Makruf Mulyono, kunci utama menghasilkan buah berkualitas berawal dari pohon yang sehat. Pekebun mesti memperhatikan pertumbuhan tanaman hingga berumur 2,5 tahun. Umur 0—2,5 tahun merupakan periode vital untuk mengevaluasi potensi tanaman.

“Upayakan tanaman tumbuh sehat dan subur sehingga mampu berbuah optimal,” kata Makruf.

Sejatinya alpukat miki belajar berbuah pada umur 1,5 tahun. Namun, pekebun sebaiknya membuang buah yang muncul karena tanaman masih muda. Panen terbaik pada saat tanaman berumur 2,5 tahun.

“Pada saat itu tanaman sudah masuk umur siap berbuah karena mencapai pertumbuhan optimal,” ujar Makruf.

Pekebun juga sebaiknya melakukan pemangkasan. Lakukan pemangkasan pertama saat tanaman berumur 7 bulan. Pangkas cabang tersier sehingga sinar matahari bebas masuk ke seluruh bagian tanaman. Pangkas kembali tanaman saat berumur 2,5 tahun untuk merangsang pembuahan.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img