Trubus.id— Pehobi perlu merawat tanaman buah dalam pot (Tabulampot) anggur agar menjadi yang terbaik saat kontes. Itu pula yang dilakukan oleh Hendri Ahmad Hudaya di Kota Depok, Jawa Barat.
Tabulampot anggur milik Hendri berhasil menjadi juara pada gelaran Lomba Tabulampot Anggur pada 18 Februari 2023. Penampilan tabulampot anggur itu seronok karena mengusung konsep teralis dengan arah percabangan yang rapi. Dompolan buah pun seimbang.
Kumpulan buah dalam dompol memiliki porsi yang pas alias tidak terlalu padat, pun terlalu renggang. Setiap cabang tersier membawa 4 dompol buah dengan ukuran seragam. Tanaman pun sehat tanda dirawat.
Menurut juri, Mochmad Saefulloh— kerap disapa Ipoel War Wer—terdapat 3 poin penilaian yaitu estetika, kesuburan, serta klaster bunga dan buah. Estetika terbagi menjadi 3 poin yakni kerapian, bentuk ajir, dan hasil pemangkasan.
Hendri merawat betul tabulampot anggur itu. Ia memberikan media tanam berupa campuran sekam bakar, tanah, dan kotoran kelinci terfermentasi dengan perbandingan 2:1:1. Hendri juga menambahkan kapur pertanian.
Pria berusia 32 tahun itu rutin menyemprot insektisida berbahan aktif abemektin dan fungisida berbahan aktif difenokonazol. Konsentrasi yang digunakan masing-masing 1 ml per liter air. Biasanya Hendri membuat 12 liter larutan untuk 20 pot berukuran 40—50 liter.
Saat fase vegetatif Hendri melarutkan 5 gram—setara sepertiga sendok makan— NPK dengan perbandingan 16:16:16 ke dalam 3 lier air. Larutan itu cukup untuk tabulampot berukuran 40 liter.
Ia juga menambahkan pupuk organik cair dari urine kelinci dengan dosis 1 l per 20 l air. Setiap tabulampot mendapatkan 3 liter pupuk organik. Saat fase generatif Hendri melarutkan pupuk pertumbuhan kaya kalium, nitrogen, boron, dan mono kalium fosfat— masing-masing setengah sendok makan— ke dalam 5 liter air.
Interval pemberian sekali sepekan selama satu bulan. Setelah itu tanaman siap dipangkas. Selama periode pemangkasan, Hendri menghentikan penyiraman. Selang 1—2 pekan muncul tunas yang membawa bunga. Itulah perawatan intensif yang dilakukan Hendri untuk menghasilkan tabulampot juara kontes.
