Trubus.id—Total 100 ton benih padi unggul hasil produksi Kampung Inovasi IPB Subang dikirim ke Sumatra dan Sulawesi Tengah pada 09 Juni 2024. Padi unggul itu seperti Inpari 32.
Kampung Inovasi IPB Subang yang digagas oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) itu di Desa Kiarasari, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.
“Keunikan Kampung Inovasi IPB Subang yaitu mempunyai tiga komponen utama, yaitu penerapan teknologi modern padi, integrasi hulu-hilir, dan implementasi dalam kawasan,” ujar Prof Suryo Wiyono, Dekan Faperta IPB University dilansir dari laman IPB.
Ia menjelskan program itu sejak 2021 dan hasil kerja sama dengan CV Sari Bumi Nusantara, Himpunan Alumni IPB Subang, dan Pemerintah Desa Kiarasari.
Ia menuturkan Kampung Inovasi IPB Subang juga mendapat dukungan Dinas Pertanian Subang yang ditunjuk sebagai model pengembangan pertanian modern berkelanjutan.
Suryo menuturkan aplikasi teknologi padi itu kombinasi teknologi hijau dan presisi otomatisasi hasil riset IPB University. Teknologi hijau berupa bioimunisasi, pengelolaan hama terpadu (PGT) biointensif, dan pengurangan penggunaan pesisida.
Ia menuturkan teknologi otomatisasi atau presisi itu misalnya pemupukan, otomatisasi panen, peramalan hama penyakit, dan aplikasi pestisida dengan rone.
Guru besar Fakultas Pertanian IPB University itu menuturkan Kampung Inovasi IPB Subang aksi nyata dalam menjawab tantangan kebutuhan pangan. “Hal itu dibuktikan pada panen musim tanam perdana (MT1), peningkatan produktivitas padi sebesar 32 persen pada satu kawasan 500 hektare,” ujar Suryo.
