Sunday, May 19, 2024

Perluas Areal Tanam Padi Gogo di Kebun Sawit Hingga Kelapa

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) tengah gencar melakukan percepatan realisasi program pompanisasi lahan tadah hujan dan tanaman padi gogo tumpang sisip di kebun kelapa sawit, kelapa, dan tanaman perkebunan lain.

Hal itu demi mengantisipasi krisis pangan. Direktur Jenderal (Dirjen) Perkebunan, Andi Nur Alam Syah menuturkan demi mengoptimalkan lahan perkebunan Ditjenbun berupaya membuat terobosan. Langkah itu strategi dalam menghadapi darurat pangan nasional.

Lebih lanjut Andi Nur menuturkan program tumpang sisip tidak hanya di lahan sawit tapi juga di perkebunan kelapa seperti di Provinsi Jawa Timur (Jatim). Potensi lahan kelapa di Jatim untuk sela pangan padi gogo itu lebih kurang di lahan seluas 6.191 hektare (ha).

Andi menuturkan, selain tanaman padi Kementan memiliki program optimalisasi lahan dan pompanisasi. Kegiatan itu solusi cepat yang harus dilakukan bersama demi mengatasi darurat pangan.

Ditjenbun juga memberikan kesempatan untuk mengusulkan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) tumpangsari padi gogo dan lahan perkebunan selain tanaman kelapa. Tujuannya target penanaman padi gogo itu tercapai sesuai Petunjuk Operasional (Jukop) atau Surat Edaran (SE) Direktur Benih Tanaman Pangan.

Andi Nur juga mengajak semua pihak unuk melakukan langkah-langkah strategis itu demi ketahanan pangan anasional. “Saya berharap melalui kegiatan koordinasi ini menjadi ruang bagi kita untuk bersinergi dan mempertajam langkah-langkah strategis guna percepatan antisipasi darurat pangan,” ujar Andi Nur dilansir pada laman Ditjenbun.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Omzet Jutaan dari Berkebun Kakao Intensif

Trubus.id—Pekebun kakao di Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Baramang mendapatkan omzet hingga Rp297 juta per tahun dari berkebun kakao....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img