Trubus.id – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyampaikan apresiasi mendalam kepada para petani Indonesia atas kontribusi mereka dalam memperkuat swasembada pangan nasional. Dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, ia menyerukan pentingnya melawan ketergantungan terhadap impor pangan dan meneguhkan semangat kemandirian.
“Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 sangat meriah dan menggugah semangat untuk merebut kembali swasembada. Semangat yang membara di tahun 2025 ini harus terus kita jaga dan lanjutkan tanpa henti,” ujar Wamentan pada siaran pers.
Menurut Sudaryono, kemerdekaan sejati bukan sekadar seremoni atau selebrasi tahunan, melainkan upaya nyata membebaskan bangsa dari kelaparan dan ketergantungan pangan luar negeri.
“Merdeka yang sesungguhnya adalah ketika kita merdeka dari kelaparan, merdeka dari ketergantungan. Dan salah satu bentuk kemerdekaan yang paling krusial justru ada di sektor pertanian,” tegasnya.
Dengan mengenakan pakaian adat nasional, ia juga menyoroti pentingnya dukungan seluruh elemen bangsa terhadap para petani sebagai pahlawan pangan.
“Pangan yang kita konsumsi setiap hari berasal dari hasil kerja keras para petani. Oleh karena itu, semangat untuk memperkuat pertanian tidak boleh kendor. Dari petani lah kemerdekaan sejati itu hadir. Semangat terus, Merdeka!” serunya.
Pernyataan Wamentan Sudaryono senada dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Menurut Mentan, kerja keras petani merupakan hadiah besar bagi bangsa dalam momentum kemerdekaan ini.
“Petani kita hari ini adalah pejuang bangsa. Berkat kerja keras mereka, Indonesia bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri, tetapi juga ikut menjaga stabilitas pangan dunia. Inilah bentuk nyata kemerdekaan di sektor pangan,” ujar Amran.
