Thursday, February 9, 2023

Potensi Budidaya Jamur Tiram dari Hulu ke Hilir

Rekomendasi

Trubus.id — Jamur tiram merupakan salah satu sumber protein nabati. Para vegetarian, biasanya mengonsumsi olahan jamur tiram sebagai pengganti daging. Selain itu, faktanya jamur tiram memiliki potensi bisnis dari hulu sampai hilir.

Itu dikatakan oleh Helmi Nur Jamil, produsen jamur tiram dari PT Halwafarm Sinergi Indonesia. Saat ini, Helmi mengelola 17 kumbung jamur tiram. Per kumbung memiliki kapasitas 20 ribu baglog. Tidak hanya budidaya, Helmi juga mengembangkan bisnis jamur tiram ke beragam produk olahan.

Helmi mengaku keputusannya terjun di sektor bisnis jamur tiram berawal dari interval panen terbilang cepat dibanding komoditas lain.

“Jamur kan panennya bisa setiap hari, ini yang membuat saya jatuh cinta pada jamur. Kalau komoditas lain kan harus menunggu berbulan-bulan baru bisa panen,” kata Helmi, saat menjadi narasumber Trubuspreneur Day, dalam rangka memperingati Ulang Tahun Majalah Trubus ke-53, Kamis (01/12).

Helmi juga mengolah jamur tiram menjadi beragam produk olahan di antaranya satai, tepung, penyedap rasa, hingga es jamur tiram. Produk-produk itu pun masih bisa dikembangkan lagi, seperti tepung bisa dijadikan sebagai bahan baku utama untuk makanan bayi atau pendamping ASI.

Lebih lanjut, Helmi mengatakan, potensi bisnis jamur tiram masih sangat terbuka luas. Permintaan jamur tiram juga masih sangat tinggi setiap harinya. Kendati demikian, Helmi memberikan hal penting sebelum terjun di sektor bisnis jamur.

Menurutnya, calon petani jamur tiram pemula perlu menentukan segmen yang akan dituju. Ada tiga segmen dalam sektor bisnis jamur tiram. Pertama, segmen pembuatan dan penjualan bibit baglog jamur tiram. Kedua, segmen budidaya, artinya petani membeli bibit sudah jadi tinggal menunggu 7—14 hari sudah siap panen setiap hari.

Ketiga, segmen hilir atau produk olahan, membeli jamur segar dari petani, kemudian mengolahnya menjadi aneka produk, lalu dijual kembali.

“Menurut saya segmen yang risikonya paling kecil ada di budidaya, karena prosesnya beli bibit yang sudah benar-benar mau panen, tinggal nunggu beberapa hari sudah bisa panen,” papar Helmi.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Meybi Kantongi Omzet Rp75 Juta Sebulan dari Daun Kelor

Trubus.id — Daun moringa alias kelor bagi sebagian orang identik dengan mistis. Namun, bagi Meybi Agnesya Neolaka Lomanledo, daun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img