Friday, January 16, 2026

Program Induk Udang Vaname Nusa Dewa Pacu Produksi Udang Nasional

Rekomendasi
- Advertisement -

Program induk udang vaname unggul Nusa Dewa (NSD) yang diluncurkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dua tahun lalu terus menunjukkan konsistensinya dalam mendukung peningkatan produksi udang nasional. Program ini bertujuan menyediakan benih udang vaname berkualitas untuk meningkatkan hasil budidaya.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu, menyatakan bahwa induk udang vaname Nusa Dewa memiliki keunggulan dalam pertumbuhan yang cepat dan ketahanan terhadap penyakit. Keunggulan ini membuatnya mampu bersaing dengan produk serupa dari negara lain.

Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) Karangasem telah menunjukkan hasil positif dalam produksi induk udang vaname. Tahun 2024, BPIU2K Karangasem mendistribusikan 16.800 ekor induk, dan pada awal 2025 telah menyalurkan 4.710 ekor calon induk.

Dirjen Tebe optimistis bahwa Indonesia berpotensi menjadi salah satu negara penghasil utama udang vaname dunia. Distribusi induk udang yang terus meningkat setiap tahun membuktikan peran Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mendukung industri perudangan nasional.

Proses pemuliaan induk udang Nusa Dewa terus berkembang dengan lima varian unggulan. Varian tersebut mencakup Fast Growth, Balance, Resisten terhadap WSSV, Toleran terhadap AHPND, dan Plant-Based Protein.

Kepala BPIU2K Karangasem, Wendy Tri Prabowo, menyebut distribusi induk udang Nusa Dewa mencapai 42.548 ekor selama 2022-2024. Sebaran distribusinya mencakup sembilan provinsi di Indonesia.

Selain oleh pemerintah, induk udang Nusa Dewa juga dikembangkan oleh 42 pelaku usaha swasta. Keberadaan udang ini memberikan alternatif berkualitas bagi industri perudangan nasional.

Platform molecular breeding diterapkan dalam pengembangan induk udang ini untuk meningkatkan ketahanan dan kualitas. Nusa Dewa telah memiliki hak kekayaan intelektual (HAKI) dan terdaftar dalam Kepmen KP No. 181 Tahun 2023.

Udang vaname Nusa Dewa juga telah menyelesaikan whole genome sequence (WGS). Hal ini memastikan keunikan dan keunggulan genetik produk dalam industri perikanan.

Banyak pembudidaya yang mengapresiasi kualitas induk udang ini, termasuk hatchery udang di Kalianda, Lampung Selatan. Nauplii dan benih udang vaname Nusa Dewa terus mengalami lonjakan permintaan dari berbagai daerah.

Uus, pemilik hatchery di Kalianda, menyatakan bahwa udang Nusa Dewa memiliki daya tahan kuat dan pertumbuhan cepat. Produk ini telah didistribusikan ke berbagai daerah seperti Aceh, Makassar, Bali, Anyer, Pangandaran, dan Riau.

Permintaan yang stabil sepanjang musim menunjukkan bahwa udang Nusa Dewa menjadi solusi bagi industri perikanan nasional. Hal ini membuktikan keberhasilannya dalam mendukung pertumbuhan sektor perudangan di Indonesia.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa udang merupakan salah satu produk ekspor unggulan Indonesia. Oleh karena itu, KKP terus berupaya meningkatkan produktivitasnya melalui berbagai program strategis.

Sudah saya susun ulang dengan setiap paragraf terdiri dari dua kalimat. Jika ada yang perlu disesuaikan, silakan beri tahu!

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img