Thursday, July 25, 2024

Satu Mulsa Banyak Faedah

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id – Mulsa plastik hitam perak menekan biaya pestisida.  Pemanfaatan bisa tiga periode tanam. Lahan cabai milik Sidiq Pranoto Budi mudah dikenali dari kejauhan. Warna perak yang menutupi bedengan cabai itu tampak bersinar akibat pantulan sinar matahari. Lahan 2.500 m2 itu berselimut plastik mulsa. Pekebun di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, itu menggunakan mulsa plastik hitam perak (mphp) sejak 2015. Ia konsisten menggunakan mulsa di lahan cabai karena merasakan manfaat.

Pantulan warna perak efektif mengusir hama tanaman cabai. Oleh karena itu, petani mampu menekan penggunaan insektisida. Selama periode budidaya, Sidiq hanya menghabiskan Rp20 juta untuk biaya insektisida. Bandingkan dengan sebelum menggunakan mulsa, ia mengeluarkan biaya Rp40 juta untuk biaya insektisida. Penghematan insektisida mencapai Rp20 juta atau 50%. Selain itu anggaran biaya herbisida juga nihil sejak menggunakan mulsa plastik.

Lebih  hemat

 Mulsa menghambat pertumbuhan gulma (lihat: Berkat Mulsa Panen Berlipat halaman 62—63). Biasanya ia menghabiskan Rp5 juta untuk mengendalikan gulma. Namun, sejak menggunakan mulsa ia tidak mengeluarkan biaya pembelian herbisida. Sidiq membutuhkan tiga gulung (roll) mulsa untuk menutup lahan cabai. Harga satu rol Rp730.000. Namun, ia bisa menggunakannya hingga tiga periode tanam. “Mulsa plastik merek Bell tergolong awet,” kata petani 32 tahun itu.

Sidiq mencuci mulsa plastik setelah panen terakhir agar tetap awet. Pencucian itu bermanfaat untuk membersihkan mulsa dari cendawan agar masa tanam berikutnya tanah tidak terkontaminasi. Di Kabupaten Sragen banyak petani menggunakan mulsa merek Bell. Sekadar contoh Toko Arum Tani menjual 200 gulung per bulan. Manajer Pemasaran PT Hidup Baru Plasindo, Yulianto, mengatakan bahwa mulsa terbuat dari 100% bijih plastik murni, bukan menggunakan bahan plastik daur ulang.

Menurut Yulianto ketebalan mulsa terbagi menjadi 2 yaitu 27,5 mikron atau Bell orange dan 35 mikron atau Bell hijau. Sementara itu ukuran mulsa bervariasi 40 cm, 50 cm, 60 cm, dan 80 cm. Kemasan mulsa plastik dilipat sehingga lebar masing-masing ukuran adalah 2 kali ukuran yang tertera dalam kemasan.  Perusahaan itu berpengalaman memproduksi  mulsa plastik sejak 1990. Begitu juga PT Tunas Agro Persada  yang mendistribusikannya.

Direktur Marketing PT Tunas Agro Persada, Cipto Legowo mengatakan sejak 1986 menjual mulsa plastik. Saat itu mulsa masih impor dari Singapura. Ketika awal PT Hidup Baru Plasiondo memproduksi mulsa plastik dalam negeri, kedua perusahaan itu berkolaborasi untuk penjualan dan produksi mulsa. Cipto mengatakan, PT Hidup Baru Plasindo hingga saat ini konsisten dalam pemilihan bahan baku. Hal itu yang menjadi landasan PT Tunas Agro Persada beralih menjual mulsa produksi dalam negeri.

Pemilihan warna hitam dan perak pun bukan tanpa alasan. Menurut Cipto warna perak di bagian atas berfungsi memantulkan sinar matahari. Selain bermanfaat mengusir hama, warna perak juga membantu fotosintesis pada daun. Ketika daun tanaman banyak, mulsa membantu daun berfotosintesis melalui pantulan warna perak. Warna hitam di bagian dalam mulsa membuat efek gelap pada permukaan tanah sehingga sinar matahari tidak dapat menembus tanah dan mampu menekan pertumbuhan gulma.

Selain itu, kedua ukuran ketebalan mulsa plastik merek Bell itu membuat plastik lebih elastis dan tidak mudah robek. Pemasangan mulsa terbaik dilakukan ketika cuaca cerah sehingga ketika ditarik dan dipasang dapat menutup sempurna di bedengan atau guludan. Permukaan tanah yang tertutup mulsa juga harus halus agar tidak menusuk mulsa yang dapat mengakibatkan celah robekan dan berpotensi gulma tumbuh. (Nadya Muliandari)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Kembangkan Kelapa Genjah Merah Bali, Pekebun Panen Lebih Cepat

Trubus.id—Gede Sukrasuarnaya kesengsem penampilan kelapa genjah merah bali. “Warnanya cantik jingga kemerahan. Buahnya lebih banyak dan lebih besar dibandingkan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img