Monday, August 8, 2022

Serba Ada di Tuincentrum

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Aneka kreasi tanaman bunga dan hias dalam pot. Hampir seluruhnya diproduksi di Belanda
Aneka kreasi tanaman bunga dan hias
dalam pot. Hampir seluruhnya diproduksi di Belanda

Membeli greenhouse mini hingga tungku barbeque, cukup di satu tempat tuincentrum.

Sepasang suami istri dan dua orang perempuan paruh baya itu keluar dari pintu kaca otomatis sembari mendorong kereta belanja. Di kereta belanja suami istri itu terlihat hortensia bunga potong dan hortensia pot berbeda warna bunga. Kereta belanja dua perempuan paruh baya penuh dengan petunia pot. Agak menjorok ke dalam di sisi kiri pintu kaca otomatis terlihat beberapa orang mengantre di kasir. Mereka tengah melakukan transaksi pembelian geranium pot, daun potong, pupuk, dan media tanam.

Trubus yang datang bersama kolega di Belanda, Henk van Staalduinen, menyaksikan betapa tuincentrum alias garden center berlokasi di kota ‘s-Gravenzande, Westland, Belanda, itu ramai dikunjungi pengunjung. Harap mafhum di tuincentrum mau belanja apa saja, semua ada. Persis seperti konsep hipermarket yang menjamur di tanahair. Hanya saja seperti namanya, tuin (bahasa Belanda) berarti taman, maka tuincentrum melulu berisi produk berkaitan dengan berkebun, kebun, taman, serta hobi bercocok tanam dan memelihara satwa.

Vertical garden

Di sudut terdepan toko serbaada itu ratusan tanaman bunga dalam pot tertata rapi berdasar jenis, warna, dan ukuran. Di dekat situ terlihat rumpun geranium, gerbera, dan krisan berbunga yang dipadu-padan dalam pot rotan. Sementara jenis-jenis sukulen dikelompokkan dalam pot keranjang kayu. Di bagian itu deretan tiang kayu dengan puluhan kantong berwarna hijau menggantung berisi kalanchoe yang tengah berbunga menjadi pemandangan istimewa.

Kantong-kantong itu menjadi wadah tumbuh kalanchoe. Pekerja menancapkan bibit tanaman anggota famili Crassulaceae itu di liang-liang di sisi kantong. Saat kalanchoe tumbuh merimbun dan berbunga kantong jadi terlihat atraktif. Kantong tumbuh itu pun bisa menjadi pilihan untuk menanam aneka bunga secara vertikal alias vertical gardening.

Agak ke dalam giliran aneka tanaman buah dalam pot. Sebut saja pir Pyrus communis dalam pot yang tajuknya dibentuk menyerupai tulang ikan dengan bantuan rangka kayu. Trubus melihat ada belasan buah muda dan buah tua muncul di tajuk tanaman setinggi sekitar 2 meter itu. Pembeli yang berminat harus merogoh kocek 225 euro atau Rp3,125-juta.

Lalu pernahkah membayangkan bibit buah naga berdaging putih Hylocereus undatus hadir sebagai tanaman hias dalam pot? Atau bibit ecenggondok Eichornia crassipes ditata dalam kotak plastik dan dijajakan sebagai tanaman hias? Harap mafhum bunganya yang berwarna ungu memang elok hingga raja Thailand Bumibol Adulyadej pun terpesona dan membawa ke negaranya sebagai suvenir. Kreativitas itu juga ada di tuincentrum.

Pengunjung—sebagian besar warga Belanda, tapi ada juga yang datang dari negara tetangga seperti Jerman, Belgia, dan Inggris—senang berbelanja di tuincentrum karena produknya lengkap dan beragam, kualitas bagus, dan kadang dengan harga lebih murah. Ir Yos Sutiyoso, praktikus hortikultura senior di tanahair yang ikut berkunjung bersama Trubus, menyebutkan belum ada toko serbalengkap dalam areal luas seperti itu di Indonesia.

Beda pasar

Kelebihan lain, para pekerja di sana dengan sigap membantu pelanggan dengan memberikan informasi lengkap tentang aneka hal berkaitan dengan hobi berkebun dan merawat satwa. Pelanggan yang rata-rata merupakan pehobi juga bisa mendapat dari papan-papan informasi yang tersebar di berbagai sudut. Pembeli yang lelah berkeliling dan berbelanja bisa beristirahat sejenak di sebuah kafe yang menyediakan aneka kue dan minuman segar sebelum beranjak pulang.

Menurut Henk van Staalduinen yang bergelut di dunia hortikultura selama lebih dari 40 tahun beragam jenis tanaman bunga dan tanaman pot di tuincentrum kebanyakan hasil produksi para pekebun di Belanda. Hanya beberapa yang merupakan produk impor seperti perlengkapan taman dan tanaman misal keranjang rotan dan batu taman. Harap mafhum negeri Kincir Angin boleh dibilang surganya produksi tanaman hias. Dalam perdagangan internasional produksi tanaman hias Belanda menduduki posisi teratas.

Herman de Boon, petinggi di Dutch Wholesale and International Trade Federation dan Dutch Flower Wholesale Association menyebut industri hortikultura merupakan industri ekonomi penting di Belanda. Produk tanaman hias Belanda, misalnya, sekitar 70% masuk ke pasar lelang yang melayani konsumen di seluruh dunia. Hanya 30% yang masuk ke dalam pasar ritel alias eceran setempat, antara lain di tuincentrum yang Trubus sambangi.

Menurut Henk di seluruh Belanda terdapat sekitar 1.000 garden center—semua milik perusahaan swasta. Di antaranya Intratuin yang Trubus kunjungi yang memiliki jaringan garden center terbesar di Belanda, Ikea, dan Groenrijk. Luasan setiap toko sangat bervariasi mulai dari 2.000 m2 hingga 5 ha.

Selain garden center, produk-produk hortikultura terutama tanaman hias di Belanda juga dijajakan melalui grosir-grosir seperti Cultra BV di Aalsmeer. Jika garden center melayani pembeli eceran, grosir melayani para pedagang besar. Biasanya pusat grosir berdekatan dengan pasar lelang. Cultra BV, misalnya, terletak di depan Bloemenveiling, pasar lelang di Aalsmeer. Pembelinya ialah para eksportir yang akan memasarkan tanaman hias dari Belanda ke seluruh Eropa. Wartawan Trubus, Syah Angkasa, menyaksikan di Cultra BV kita bisa menemukan aneka bunga potong di gudang perusahaan Basic & Trend dan Duif Florist Articles Cultra BV.

Sementara Waterdrinkler Aalsmeer BV menyediakan tanaman pot. Mantel Holland khusus memasok umbi-umbian, benih, dan sarana berkebun. Melihat tuincentrum dan cultra BV, di Belanda semua yang berkaitan dengan hobi berkebun (dan satwa hias) memang serbaada. (Evy Syariefa)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img