Thursday, July 25, 2024

Strategi Harimau Mencari Makan

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Harimau secara spesifik mencari makan pada malam hari karena suasana sepi sehingga bisa lebih berkonsentrasi menggunakan pendengarannya yang tajam. Harimau termasuk hewan yang melakukan sesuatu dengan optimal.

Hewan anggota famili Felidae itu memburu dengan senyap dan tangkas. Lazimnya, harimau sumatera memakan daging rusa, babi hutan, atau tapir. Ia berburu dengan cara mengendap untuk menghampiri mangsanya dengan sembunyi di celah rimbunan tumbuhan sehingga berjarak beberapa meter saja dari mangsa.

Hewan yang menjadi kendaraan Dewi Durga itu bergerak dengan hati-hati dan melangkah setapak demi setapak secara terhenti-henti untuk memungkinkannya menilai keadaan sekeliling. Begitu keadaan tepat, harimau pun segera menerkam mangsanya secara tiba-tiba.

Arah harimau menerkam tidak sembarangan. Sekali terkam harus kena dan jangan sampai lepas. Kaki belakang harimau lebih panjang daripada kaki depan sehingga membuatnya dapat menerkam mangsa dengan jarak 5 meter dengan sekali lompatan.

Harimau biasanya menyerang dari arah belakang. Kucing sepanjang rata-rata 2,5 m itu membunuh dengan menggigit kerongkong atau belakang leher mangsa dengan giginya. Rahang yang pendek dan otot mukanya yang kuat memungkinkan harimau menggigit dengan kuat sehingga dapat mematahkan leher mangsa.

Mangsa harimau akan mati akibat patah tengkuk atau mati lemas karena tidak dapat bernapas. Begitu mangsa tidak berdaya, harimau akan membawanya ke lokasi khusus. Harimau menikmati hasil tangkapannya selama beberapa hari, bergantung pada ukuran mangsa hingga habis meski daging tersebut telah busuk.

Dalam masa itu, harimau akan menyimpan bangkai mangsa di bawah timbunan daun, dahan pohon, atau rumput. Ketersediaan pakan amat penting bagi kelestarian harimau. Regenerasi satwa itu amat bergantung pada pakan.

Harimau melahirkan anak dengan jumlah sesuai dengan kecukupan pakan. Jika jumlah pakan berlimpah, harimau bisa beranak banyak, yakni 3–5 anak. Bahkan, dulu pernah ditemui harimau yang beranak hingga 10. Namun, jika pakan sedikit, paling hanya melahirkan satu anak.

Harimau melahirkan harus cukup makan. Itu karena si induk harimau harus menyusui selama 6 bulan pertama. Anak harimau akan hidup sendiri setelah mencapai umur 18 bulan, walaupun mereka mungkin akan tinggal dalam kawasan ibu harimau hingga berusia 2,5 tahun.

Untuk itu, diperlukan area luas agar harimau hidup optimal. Biasanya, radius 100 km2 itu dihuni 4–5 ekor harimau. Di area itu mereka akan berbagi wilayah teritori. Selama dalam masa asuhan, induk mengajarkan berbagai hal kepada anaknya.

Induk harimau mengajarkan cara menerkam dan mencari makan. Proses itu dilakukan di tempat terbuka dan pada siang hari sehingga induk dapat mengawasi. Itu namanya playing behavior. Dengan begitu, diharapkan anak harimau akan hidup mandiri, khususnya mencari makan sendiri, setelah berpisah dari induk.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Kelapa Genjah Merah Bali, Eksotis dan Produktif

Trubus.id—Kelapa genjah merah bali merupakan kelapa baru yang eksotis dan produktif. Secara umum berbunga pada umur 2—2,5 tahun dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img