Friday, January 16, 2026

Tabulampot Anggur Menghias Balkon

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Berbagai varietas anggur seperti akademik, dixon, ninel, jupe, dan manicure finger (MF) tumbuh subur di dalam pot. Budi daya tabulampot anggur itu milik pekebun anggur di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garet, Jawa Barat, Asep Rohmana. Ia menghias balkon rumahnya dengan tanaman anggur di dalam pot.

Asep menggunakan sistem hidroponik dalam budi daya tabulampot anggur. Ia menyulap balkon berukuran 5 m x 5 m menjadi kebun mini hidroponik anggur. Menurut Asep penggunaan sistem budi daya hidroponik menjadi lebih praktis.

“Saya membuat sistem fertigasi untuk penyiraman otomatis,” ujar Asep. Awal mula ia merasa kewalahan harus melakukan penyiraman secara manual. Ia mengatur penyiraman 3 kali dalam sehari (pagi, siang, dan sore).

Kran yang terpasang di dalam pot menyala selama 1 menit. volume air yang dikeluarkan sekitar 400 ml untuk pot berukuran besar (diameter 45—50 cm). Sementara pot berukuran kecil—25 hingga 30 cm—volume air yang keluar hanya 200—300 ml per menit.

Asep menggunakan media tanam berupa kain perca dan serbuk sabut kelapa dengan perbandingan 1 : 1. Sebenarnya tidak ada aturan khusus mengenai budi daya hidroponik irigasi tetes.

Media tanam hanya berfungsi sebagai tempat akar berpegangan. Media juga berasal dari bahan yang netral alias kandungan nutrisinya nol. Musababnya dalam sistem hidroponik 100% nutrisi diseragamkan lewat pemberian pupuk.

Selain kain perca dan serbuk sabut kelapa, media tanam juga bisa dari sekam bakar. Pemilihan media tanam tergantung dari ketersedian bahan yang ada di lingkungan setempat. Hasil budi daya tabulampot anggur yang dilakukan oleh Asep membuahkan hasil.

Buah anggur terasa manis. Warna kulit buah juga hampir mendekati warna varietas di habitat asalnya. Setiap tanaman mampu menghasilkan 15 kg buah anggur per tahun pada tanaman berumur 2 tahun.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img