Wednesday, April 22, 2026

Teknik Perawatan agar Merpati Jadi Jawara Kontes

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Kompetisi burung merpati kerap digelar. Tentunya, agar merpati menjadi jawara saat kontes memerlukan persiapan dan perawatan yang tidak instan. Perawatan intensif menjadi kunci agar merpati bisa menjadi jawara.

Sunarji, pehobi merpati endemik asal Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memberi tips agar merpati menjuarai kontes. Pilihlah bibit merpati hias yang unggul. Misalnya, jika memilih bibit merpati sungut ras magelang, pehobi sudah bisa mengamati saat piyik berumur 1–3 bulan.

Cirinya adalah kepala seperti buah jambu, paruhnya model ngemprit seperti burung pipit atau mberas seperti beras, mata merah, sungut di pangkal paruh, serta kalau bisa kaki hitam.

Setelah menemukan bibit unggul, siapkan pakan berkualitas. Pehobi bisa meracik pakan sendiri. Pakan terdiri atas jagung kecil, beras merah, kacang hijau, dan pelet 94 untuk ayam dengan perbandingan 2:1:1:1.

“Merpati di tempat saya terbiasa diberikan pakan sebanyak satu genggam tangan saat sore pukul 15:30–17:00 WIB. Pemberian pakan satu kali sehari,” kata Sunarji.

Perawatan lainnya yakni penjemuran agar bulu merpati halus dan berkilau, sehat, dan cantik. Ia menyarankan merpati dijemur pada pukul 08:00–12:00 WIB setiap hari. Saat penjemuran, sediakan air minum untuk merpati.

Mandi juga menjadi poin penting merawat merpati hias untuk kontes. Pehobi bisa memandikan merpati dengan air yang mengandung obat kutu setiap pekan. Kebersihan menjadi poin pertama yang diperhatikan juri saat kontes. Banyak merpati dieliminasi karena terdapat kutu di bulunya. Oleh karena itu, pehobi perlu mempersiapkannya minimal sebulan sebelum kontes. Jangan hanya mencomot dari kandang lalu dibawa ke kontes.

Sunarji menyarankan agar merpati prima saat kontes, burung calon kontestan terlebih dahulu dikarantina 2 bulan sebelum kontes. Tujuannya, menghindarkan peserta kontes dengan burung-burung lain yang berpotensi membawa penyakit dan kutu. Manfaat lain karantina adalah membuat suasana menjadi lebih nyaman bagi burung. Biasanya, burung makan lebih lahap.

Perawatan lain yang tidak kalah penting, lanjut Sunarji, dengan memberikan vitamin-vitamin seperti vitamin E, minyak ikan, dan B kompleks setiap 3 hari sekali pada pukul 07:00–08:00 WIB.

Menurut Sunarji, jika semua perawatan intensif itu dilakukan, merpati hias akan siap bersaing dengan merpati lain. Bahkan, merpati akan lebih percaya diri dan tidak takut dengan manusia.


Artikel Terbaru

Kemegahan Macfrut 2026: Pameran Buah dan Sayur Internasional Resmi Dibuka, Soroti Daya Saing dan Kemitraan Global

Pameran internasional rantai pasok buah dan sayuran, Macfrut 2026, akhirnya resmi membuka pintu untuk edisi ke-43. Berlokasi di Rimini...

More Articles Like This