Thursday, February 9, 2023

Terluka dan Tidak Bisa Terbang, Petugas Mengevakuasi Burung Rangkong

Rekomendasi

Trubus.id — Petugas Balai Besar KSDA Sumatra Utara, mengevakuasi burung rangkong yang ditemukan terluka di kawasan konservasi Suaka Margasatwa Barumun, tepatnya di Desa Saba Balik, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara.

Seekor rangkong yang ditemukan itu tergeletak lemah dan tidak bisa terbang. Saat petugas memeriksanya, terdapat luka di pelipis mata atau pembengkakan di selaput mata di rangkong tersebut. Petugas menduga burung tersebut menjadi korban pertikaian atau perkelahian antarsesama rangkong.

Sebagai upaya untuk menyelamatkan satwa liar ini, Plh. Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI Kota Pinang segera menginstruksikan petugas untuk mengevakuasi rangkong ke kandang transit satwa yang ada di kantor Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok, guna mendapatkan perawatan.

Di kandang transit satwa tersebut, rangkong kemudian mendapat penanganan medis oleh dokter hewan, dari lembaga mitra kerja sama Yayasan Orangutan Sumatera Lestari– Orangutan Information Center (YOSL–OIC).

Setelah beberapa hari mendapat perawatan dan penanganan medis, kondisi rangkong mulai membaik dan mulai pulih. Seperti yang awalnya masuk kandang hanya diam dan lemah di lantai sangkar, saat ini sudah mulai bertengger di atas kayu yang dipasang untuk tempat tenggeran.

Mengutip dari laman Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, rangkong itu pun kini sudah mulai terlihat agresif melompat dan mematuk. Diharapkan kondisinya akan terus membaik sehingga siap dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

Sebagai informasi, Suaka Margasatwa (SM) Barumun merupakan kawasan konservasi yang luasnya 40.330 hektare. Secara administratif wilayah membentang di 4 kabupaten di Sumatra Utara meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Padang Lawas dan Kabupaten Mandailing Natal.

Kawasan ini merupakan habitat penting bagi kehidupan dan berkembangbiaknya satwa liar terutama, harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae), orangutan tapanuli (Pongo tapanuliensis), rusa (Cervus unicolor), tapir (Tapirus indicus), burung rangkong (Buceros sp.), dan berbagai satwa liar lainnya.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Meybi Kantongi Omzet Rp75 Juta Sebulan dari Daun Kelor

Trubus.id — Daun moringa alias kelor bagi sebagian orang identik dengan mistis. Namun, bagi Meybi Agnesya Neolaka Lomanledo, daun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img