Thursday, August 11, 2022

Tikus Enyah

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Ini yang dilakukan Jefri, petani di Desa Randudongkal, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, untuk menghalau tikus dari sawah miliknya. Ia menyemprotkan kombinasi urine sapi, brotowali, dan buah maja Aegle marmelos pada padi. Tikus enggan memakan padi karena aroma menyengat dan rasa pahit luar biasa. Untuk mengurangi populasi tikus, ia memotong umbi gadung Dioscorea hispida seukuran dadu, lalu mencuci dengan air hasil rebusan ikan asin. “Setelah makan, tikus enggan beranak sehingga populasi menurun,” kata Jefri.

Previous articleJakarta Punya Cipedak
Next articleAntikutu Beras
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img