Friday, January 16, 2026

Trubus Bina Swadaya dan Me4tree Menanam 1.000 Bibit Pohon di Kawasan Kawah Wayang

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Trubus Bina Swadaya dan Mefortree (Me4tree) kembali melakukan penanaman bibit pohon. Penanaman bibit pohon kali ini di Desa Sukamanah, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada 25 Januari 2024. Total penanaman sebanyak 1.000 bibit pohon di dekat lokasi Kawah Wayang.

Me4tree merupakan program pemberdayaan masyarakat melalui penghijauan dengan melibatkan masyarakat sekitar. 

Me4tree merupakan program pemberdayaan masyarakat melalui penghijauan dengan melibatkan masyarakat sekitar. (Trubus/ Widi Tria Erliana)

“Target kami yakni bagaimana orang ingin mengadopsi pohon nantinya. Sehingga kegiatan ini dimulai dari internal terlebih dahulu. Hari ini ada sekitar 50 peserta yang ikut penanaman bibit pohon. Harapannya kedepannya ada pihak eksternal yang ikut dalam kegiatan Me4tree ini,” tutur PIC Me4tree Dhane Carlo. (25/01/2024)

Carlo menuturkan alasan Desa Sukamanah menjadi penerima manfaat penanaman bibit pohon karena dianggap siap baik dari lokasi maupun Sumber Daya Manusia (SDM) untuk merawat pohon itu.

Harap mafhum kegiatan Me4tree hadir untuk mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga  dan merawat lingkungan. Artinya tidak hanya penanaman pohon, namun turut membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bibit pohon makadamia. (Trubus/ Widi Tria Erliana)

Carlo menuturkan sebanyak 20% jenis bibit yang ditanam merupakan tanaman endemik seperti rasamala (Altingia excels) dan makadamia (Macadamia integrifolia). Jenis lain seperti nangka mini, alpukat, dan kayu manis.

Kegiatan Me4tree di Desa Sukamanah juga berkerjasama dengan Jaringan Masyarakat Tani Indonesia (Jamtani). Pengurus Jamtani sekaligus Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Sukamanah, Kustiwa Adinata menuturkan persoalan terbesar di kawasan Gunung Wayang yakni bencana alam longsor dan banjir.

Pengurus Jamtani sekaligus Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Sukamanah, Kustiwa Adinata tengah menjelaskan cara penanaman pohon. (Trubus/ Widi Tria Erliana)

Ia menjelaskan meski Pangalengan berlokasi di dataran tinggi atau pegunungan, tetapi masih dibayang-bayangi banjir, karena dekat aliran sungai. Hal itu yang menyebabkan material top soil merubah kualitas air sehingga terjadi pengendapan.

 “Gunung Wayang punya hulu Sungai Citarum sangat penting bagi Bandung, Karawang, Jakarta, Bekasi lewat Jatiluhur untuk sumber air, irigasi, dan tenaga listrik,” kata Kustiwa.

Sementara ancaman longsor, akibat alih fungsi lahan di lereng gunung dengan kemiringan lebih dari 35 derajat.

Kustiwa pun menyambut baik kegiatan penanaman pohon, juga dalam rangka upaya reforestasi hutan. Ia menuturkan pohon itu akan dirawat oleh salah satu kelompok tani di Desa Sukamanah. Kustiwa menuturkan ada beberapa kelompok tani di Desa Sukamanah dengan total luasan 280 hektare (ha) dengan jumlah keluarga petani sebanyak 215.

Pohon akan dirawat oleh kelompok tani di Desa Sukamanah. (Trubus/ Widi Tria Erliana)

Sekretaris Eksekutif Yayasan Bina Swadaya, Emilia Setyowati, menuturkan kegiatan ini juga ikut mempromosikan bahwa petani itu profesi. Sebab no farmers, no food, no future.

“Indonesia sangat menjanjikan untuk profesi petani, berharap dengan kontribusi kecil kita dengan menanam  pohon bisa mengurangi longsor di daerah sini. Jadi berkontribusi merevitalisasi, sehingga tidak menghasilkan banjir,” tutur Emilia.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img