Tuesday, November 29, 2022

Wajah Brahma dalam Santigi

Rekomendasi

 

Santigi 4 wajah: tampak depan seperti naga yang meliuk ke bawahSantigi tampak samping kiriLazimnya tampilan terbaik bonsai hanya dilihat dari satu arah. Namun, Budi sukses menampilkan santigi yang bisa dipandang sama cantik dari 4 sisi. Keindahan Phempis acidula bergaya cascade itu bisa dinikmati dari belakang, depan, samping kiri, dan kanan. Empat muka itu menampilkan dimensi pohon yang unik dan berbeda.

Dari depan sosok santigi mirip ular yang meliuk ke bawah. Dua cabang utamanya terpisah membentuk formasi seperti kaki naga. Sedangkan dari belakang, sosoknya gagah menampilkan teskstur batang yang keras dan tua. Percabangan pun tampak indah dengan tajuk mirip piramida. Begitu pula tampilan dari samping kiri dan kanan yang juga tak kalah menarik.

Kepala naga

Awalnya santigi yang ditemukan Budi pada 2006 itu memiliki percabangan rimbun dan tak beraturan. Ia cuma unggul pada karakter batang yang alami. ‘Batang meliuk seperti huruf S dengan tekstur kulit kasar sehingga memiliki kesan alami yang sangat kuat,’ kata Budi.

Menurut Januar Herwanto, pemain bonsai di Sumenep, Jawa Timur, bakalan santigi memang memiliki ciri khas kulit yang kasar. Yang sulit ialah menemukan bakalan dengan dimensi pohon yang dapat dilihat dari berbagai arah. ‘Butuh imajinasi yang tinggi saat melihatnya,’ katanya.

Budi lantas membentuk bakalan bonsai itu dengan memotong habis semua cabang di ujung batang. Ia menyulap ujung batang menjadi kepala naga. ‘Bekas potongan menonjol menyerupai kepala ular. Dengan sedikit diukir bekas potongan pun jadi mirip kepala naga,’ ujar ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia Cabang Jakarta itu.

Sementara cabang bagian bawah dipangkas dan dikawat. Tujuannya agar alur percabangan selaras dengan arah batang yang dibuat bergaya cascade. Budi pun melakukan repotting supaya kesan cascade semakin menonjol. Posisi tanaman yang semula seperti huruf S tidur dipindahkan ke pot baru dengan posisi tanam lebih menjorok ke bawah hingga menyentuh bibir pot. Setiap pagi dan sore tanaman rutin disiram agar tumbuh bagus.

Juarai lomba

Dua tahun ditraining santigi pun bersalin rupa. Sosok barunya bak model cantik yang indah dipandang dari segala arah. Kecantikan bonsai karya Budi itu pun diakui dunia. Di penghujung 2010, ia sukses menjuarai lomba foto yang diselenggarakan Bonsai Cafe di Belanda.

Menurut Yayat Hidayat, trainer bonsai di Jakarta, meski bakalan dengan dimensi 4 sudah ditemukan, tak mudah membuat bonsai multiwajah. Diperlukan ketelitian tinggi untuk membentuk alur percabangan yang selaras dengan tampilan bonsai dari setiap sisi. ‘Pengawatan dan pemangkasan mesti mempertimbangkan hasil akhir yang dapat terlihat cantik dari segala arah,’ kata Yayat.

Budi tergolong beruntung karena mendapat bakalan yang bagus. Ia terbantu bentuk kepala naga yang di buatnya sebagai fokus utama. Maka tajuk di atasnya dibentuk mengikuti arah kepala naga. Dengan training yang tepat Budi pun sukses melahirkan bonsai catur muka. (Ari Chaidir)

 

Tampak belakang menampilkan tekstur batang yang keras dan tua

Santigi 4 wajah: tampak depan seperti naga yang meliuk ke bawah

Santigi 4 muka tampak samping kanan

Santigi tampak samping kiri

Foto-foto: Koleksi Budi Sulistyo

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id — “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img