Trubus.id—Layu fusarium pada cabai menjadi momok bagi petani. Gejala fusarium pada cabai merah diawali dengan memucatnya tulang-tulang daun, terutama daun bagian atas, diikuti dengan merunduknya tangkai, kemudian tanaman layu secara keseluruhan.
Cendawan fusarium menginfeksi akar lalu ke seluruh tanaman melalui pembuluh kayu atau xylem. Fusarium berkembang pada suhu tanah 21–33°C, optimum pada 28°C.
Menurut Senior Crop Manajer Vegetable PT Bina Guna Kimia (FMC), Agus Suryanto, curah hujan dan kelembapan udara tinggi dapat meningkatkan serangan fusarium.
Pemicu lain karena penanaman cabai di lahan sama secara terusmenerus tanpa pergiliran tanaman. Serangan berat biasanya terjadi pada musim hujan dengan tingkat kerugian 30% hingga puso atau gagal panen. Berikut langkah atasi layu fusarium pada cabai.

