Sunday, January 25, 2026

Bisnis Menguntungkan dari Tanaman Air

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Indonesia mempunyai keanekaragaman tanaman air yang bisa menjadi pilihan bagi pehobi. Salah satunya adalah ludwigia. Ludwigia banyak tersebar di negara beriklim tropis. Selain menjadi bagian penting dalam seni menata akuaskap, tanaman air juga memiliki peluang bisnis.

Ade Wardhana, pebisnis tanaman hias di Bogor, Jawa Barat, rutin mengekspor ludwigia dan rotala ke Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa. Permintaan masing-masing 500.000 tanaman per bulan.

Ade menuturkan ludwigia dan rotala merupakan jenis tanaman air yang paling banyak digemari oleh pehobi mancanegara. Kedua tanaman itu memiliki karakter unik, berpostur mini dengan tinggi 20–30 cm.

Bagi penggemar akuaskap, tanaman akuatik menjadi solusi untuk mempercantik panorama akuarium. Mereka bisa menciptakan permainan warna dengan mengombinasikan berbagai tanaman air dalam satu wadah. Apalagi, tanaman akuatik memiliki penampilan yang berbeda ketika berada di luar dan di dalam air.

Sandy Setiawan, pehobi tanaman akuatik lain di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, juga berniaga tanaman air. Pelanggan Sandy tersebar di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali. Menurut Sandy, pehobi banyak memburu tanaman air untuk menciptakan warna-warni pada akuaskap.

“Ludwigia dan rotala merupakan jenis yang paling banyak diincar lantaran mempunyai banyak varian,” kata Sandy.

Sandy menyebut jenis rotala yang paling favorit adalah Rotala hra, Rotala sp. ‘green’, dan Rotala ‘blood red’. Sementara itu, ludwigia yang paling digemari adalah Ludwigia sp. ‘red’, Ludwigia sp. ‘white’, dan Ludwigia glandulosa.

Rotala hra dan Rotala ‘blood berbatang merah. Yang menjadi pembeda adalah bentuk daun Rotala hra cenderung bulat telur dengan tulang daun tegas. Ciri lain tepi daun Rotala hra sedikit bergelombang.

Sementara itu, Rotala ‘blood red’ berbatang lebih merah. Bentuk daun membulat dengan ujung runcing. Tepian daun cenderung lurus. Baik Rotala hra maupun Rotala ‘blood red’ sama-sama berubah warna menjadi merah ketika berada di dalam air.

Karakter itu berbanding terbalik dengan Rotala sp. ‘green’ yang tetap hijau ketika berada di dalam air. Namun, Rotala sp. ‘green’ memiliki daun lonjong dengan ujung sedikit runcing. Tulang daun bagian tengah membelah secara proporsional.

Ludwigia sp. ‘red’ tak kalah cantik. Ia berdaun lanset dan cekung. Batang tanaman merah, begitu pula dengan tulang daunnya. Yang istimewa, warna daun Ludwigia sp. ‘red’ merah ketika muda dan berubah hijau kecokelatan ketika tua.

Penampilan Ludwigia glandulosa juga elok. Seluruh bagian tanaman berkelir merah. Bentuk daun memanjang dan cenderung melengkung ke bawah pada bagian ujung. Ketika dimasukkan ke air, daunnya terlihat lebih tipis dan bergelombang.

Adapun Ludwigia sp. ‘white’ berdaun tidak terlalu lebar dan sedikit memanjang. Daunnya lebih panjang daripada Ludwigia sp. ‘red’, tetapi lebih pendek daripada glandulosa. Warna daun Ludwigia sp. ‘white’ hijau muda dengan tepian putih.

Batang tanaman terlihat merah pekat kontras dengan warna daun. Seluruh tubuh Ludwigia sp. ‘white’ akan menjelma menjadi putih ketika berada di dalam air. Dalam kondisi cahaya yang terang ia akan berubah menjadi merah muda.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img