Trubus.id — Sambo tampil gagah. Bobot Sambo 76 kg meski baru berumur setahun. Penampilannya memukau para juri. Juri kontes domba dan kambing, Sukatno, takjub mengetahui bobot Sambo.
Bobot kambing lokal berumur setahun rata-rata 18—22 kg. Wajar kambing asal Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, itu meraih juara satu kelas kambing belum poel di kontes domba dan kambing nasional piala Bupati Sragen 2023.
Kelas belum poel diperuntukkan bagi kambing-kambing yang belum mengalami pergantian gigi susu menjadi gigi dalam. Umurnya sekitar setahun. Sambo berlaga di kelas itu dan bersaing dengan 40 ekor peserta lainnya.
Pemilik Sambo, Hartono, mengatakan bahwa kemenangan itu berkat faktor genetik dan perawatan intensif. “Tetua jantan Sambo adalah kambing boer murni dari Australia. Jadi, genetiknya masih bagus,” tutur peternak kambing di Kabupaten Boyolali, itu.
Boer galur murni bertubuh lebar, panjang, dan pertumbuhannya cepat. Persentase daging pada karkas boer juga tinggi hingga 50%. Pada 2020 Hartono mengawinkan kambing boer itu dengan induk betina jenis boer galur adam. Induk betina mewariskan sifat bongsor.
Perpaduan itu ada pada Sambo yang lahir pada 2022. Selain genetik, pakan juga berperan penting dalam merebut kemenangan. Hartono memberikan pakan berupa campuran konsentrat dan kangkung kering.
Peternak sejak 2018 itu meracik sendiri konsentrat dari beragam bahan seperti jagung, bungkil kedelai, dan bekatul. Semua bahan itu berperan memaksimalkan bobot kambing. “Kami memberikan pakan bernutrisi tinggi,” tutur pemilik Gilbran Farm itu.
Selain itu Hartono rutin memandikan Sambo sekali dalam sepekan. Tujuannya agar kebersihannya terjaga. Pantas Sambo tampak bersih dan bulu pun mengilap. Sementara itu dua domba milik Nova Tri Kusiantoro juga mencuri hati para juri.
“Kami harus membawa kedua domba saat kontes. Kalau hanya salah satu, domba itu tidak mau bergerak seperti patung,” tutur peternak dari Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, itu.
Kedua domba itu, Abimanyu dan Gayatri itu meraih juara di masing-masing kelas. Abimanyu juara di kelas ekstrem domba jantan dan Gayatri kampiun di esktrem domba betina. Bobot Abimanyu yang kini berumur 3,5 tahun mencapai 136 kg, sedangkan Gayatri juga berumur sama hanya 85,4 kg.
Bobot itu mengalahkan pesaingnya yang hanya sekitar 100 kg untuk kelas ekstrem domba jantan dan 60 kg untuk ekstrem domba betina. Menurut juri Sukatno, Abimanyu dan Gayatri layak menjadi jawara. Sepasang domba itu berukuran jumbo dan berpenampilan prima.
“Kelas ekstrem membuktikan bagaimana sebuah farm merawat domba agar tampil maksimal. Terutama pada racikan pakan farm itu karena aspek penilaiannya pada bobot,” tutur Sukatno.
