Saturday, January 17, 2026

Begonia Baru Berdaun Elok

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Periset di Pusat Riset Konservasi Tumbuhan, Kebun Raya dan Kehutanan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Hartutiningsih M. Siregar, sukses menghadirkan begonia ivory white sebagai alternatif penghias ruangan.

Begonia ivory white berdaun berbulu alias beludru. Tajuk tanaman tumbuh tegak ke atas. Tinggi tanaman 45 cm sehingga cocok untuk pemanis sudut ruangan.  Tangkai daun memutar dari bawah kemudian ke atas.

Bentuk daun sedikit lancip pada bagian ujung. Sekilas profil daun asimestri, tetapi itu justru ciri khas begonia. Ivory white merupakan varietas hasil penyerbukan bebas (open pollination).

Hartutiningsih menggunakan Begonia kudoensis sebagai induk betina. Penyerbukan bebas memungkinkan induk betina mendapatkan serbuk sari dari begonia lain di sekitar induk. Saat penyerbukan bebas terdapat Begonia blirik dan Begonia cloroneura.

“Untuk mengetahui persis tetua jantan perlu dilakukan tes deoxyribo nucleic acid (DNA),” kata Hartutiningsih.

Induk betina B. kudoensis menurunkan tipe garis tulang pada ivory white. Namun, guratan garis daun dan warna ivory white lebih tajam. Setelah daun membesar guratan itu makin kentara dan menonjol. Bagian pangkal daun bertumpuk sehingga terkesan memiliki anting.

Ivory pink

Ivory white juga memiliki kembaran yang berasal dari induk betina sama yakni ivory pink. Namun, warna bunga saudara kembar itu lebih merah muda. Tipe tajuk dan bentuk daun ivory pink sama persis dengan ivory white.

Begonia ivory pink memiliki guratan daun yang kentara dan warna daun yang pekat.(Trubus/ Intan Dwi Novitasari)

Hanya guratan garis ivory pink lebih tebal dan warna daun lebih pekat. Ukuran daun keduanya pun lebih besar dibandingkan dengan induk betina. Ivory white dan ivory pink mempunyai ukuran daun melebihi telapak tangan orang dewasa.

Bandingkan dengan induk betina yang memiliki lebar daun hanya seukuran telapak tangan orang dewasa. Karakter yang lebih unggul itu menjadi indikator keberhasilan periset dalam menciptakan varietas baru. Hartutiningsih merakit varietas begonia baru bersama rekannya Sri Wahyuni dan Wisnu Handoyo Ardi.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img