Tuesday, January 27, 2026

Jangan Sembarangan Makan Durian

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Durian dapat mengganggu kesehatan bagi yang tidak tahan mengonsumsinya. Orang sehat pun mungkin saja mabuk durian. Berikut panduan sederhana untuk menikmati durian.

Penderita penyakit saluran pencernaan seperti mual-mual, mag, radang dinding lambung diare, enteritis, dan tifus, jangan sembarangan makan durian. Daging buahnya yang alkoholis dan berlemak cukup tinggi akan meningkatkan pengeluaran asam lambung yang dapat memperparah kondisi penyakit tersebut.

Para penderita penyakit hati seperti hepatitis infeksiosa (penyakit hati akibat infeksi) dan penderita penyakit empedu (kolelitiasis, radang batu empedu; dan kolesistitis, radang kantung empedu) harus memantang makan durian.

Mereka yang memiliki riwayat hipertensi, stroke, penyakit jantung dan pembuluh darah, serta ibu hamil dengan usia kandungan masih muda, juga jangan sembarangan makan durian. Kepada mereka disarankan untuk mengonsumsi makanan hasil olahannya seperti dodol rasa durian, sirup rasa durian dan kue atau makanan kecil yang diberi rasa durian.

Kandungan Gizi

Durian mengandung vitamin C sekitar 24mg—37 mg/100 g BDD. Hal itu berarti 100 gram daging buah durian memasok 1/3 hingga 1/2 kebutuhan vitamin C tubuh yang menurut standar nasional perlu 30—60 mg/hari.

Serat makanan (dietory fiber) yang terdapat dalam daging buah durian sekitar 1.4%—1.6 %. Kadar kaliumnya (K) sekitar 601 mg/100 gram merupakan sumber yang unggul. Sementara kadar natriumnya (Na) rendah.

Untuk diketahui, serat dan rasio Na:K lebih besar dari 1:5 dalam makanan potensial menurunkan tekanan darah. Jadi makan durian tidak meningkatkan tekanan darah secara signifikan pada individu sehat.

Kandungan karbohidrat dan lemak pada durian tidak besar. Unsur dominan penyusun karbohidratnya adalah fruktosa dan alkohol (sekitar satu persen). Kadar alkohol meningkat seiring kematangan buah.

Ada 31 komponen utama penyebab aroma dan cita-rasa khas buah durian. Sebagian sudah dapat diidentifikasi seperti etil 2-metil butanoat, 2-hidroksi propionat, 1,1-dietoksi etana, dan lainnya.

Mabuk Durian

Bila berlebih, durian dapat membuat mabuk orang yang memakannya. Gejalanya, suhu tubuh meningkat, pusing, perut mual, dan muntah-muntah. Tiap induvidu punya daya tahan berbeda.

Bila Anda mabuk durian, minumlah air matang yang dituang ke dalam lekukan bagian dalam kulit buah durian, ditambah sedikit garam. Bila dilakukan sebelum makan durian, dapat mencegah mabuk. Cara lainnya, dengan minum kopi pahit. Bila ini juga tidak mempan, maka segera hubungi dokter.

Sebaiknya batasi konsumsi buah durian yang kelewat matang dan tidak mengonsumsinya saat perut kosong. Sebab alkohol dan gas pada buah durian dapat membuat mabuk dan perut kembung.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img