Trubus.id—Memetik daun tin juga memetik khasiat untuk ragam penyakit. Menurut Farmakolog dari Institut Teknologi Bandung, Prof. Sukrasno, senyawa-senyawa berkhasiat pada daun tanaman herbal umumnya maksimal di daun muda hingga setengah tua.
“Secara umum herbal daun yang paling bagus di awal dan maksimal di tengah. Kalau sudah terlalu tua banyak berkurang,” ujar Prof. Sukrasno. Sukrasno mencontohkan pada tanaman sirih, mengonsumsi daun yang sudah tua malah bisa menyebabkan iritasi.
Herbalis Wahyu Suprapto di Kotamadya Batu, Jawa Timur itu menyarankan memanen daun Ficus carica itu tanpa tangkai. “Senyawa berkhasiat tersimpan di daun sehingga tangkai tak perlu disertakan,” ujar Wahyu.
Menurut Wahyu tangkai itu hanya menambah bobot. “Ujung-ujungnya khasiat daun berkurang,” ujarnya. Selain pemilihan daun, cara pengeringan pun menentukan kualitas bahan minuman.
“Senyawa dalam herbal mudah teroksidasi oleh sinar matahari langsung,” ujar Sukrasno. Ia menyarankan pengeringan dengan mengangin-anginkan tanpa terkena sinar matahari langsung plus menggunakan alas yang berongga.
Yang terbaik menggunakan rak yang renggang di bagian bawah agar sirkulasi udara lancar. Hal itu menghindari kebusukan pada daun. Menurut Sukrasno produsen sebaiknya menghindari penggunaan alas plastik karena aliran udara di bawah daun tidak lancar.
“Jika udara di bawah daun tidak lancar akan lembap dan memicu tumbuh cendawan,” ujar Sukrasno.
Pengeringan daun bisa juga menggunakan oven. Menurut Prof Sukrasno suhu ideal untuk pengeringan tanaman herbal 400 C. “Yang paling jelek pada suhu 600 C, karena bisa menyebabkan fenol oksidase yang mengoksidasi senyawa-senyawa bermanfaat pada tanaman,” ujarnya
Pada daun kenikir misalnya, pemanasan pada suhu 55—60o C mengurangi kadar flavonoid. Produsen olahan daun tin sebaiknya menghindari penggunaan bahan-bahan kimia, terutama saat proses pengemasan.
Beberapa senyawa yang terkandung pada pestisida kimia seperti klor dan fosfor membahayakan bagi tubuh saat terakumulasi. Penggunaan berlebih meninggalkan residu bahan kimia dalam jangka waktu tertentu yang membahayakan kesehatan. Berikut panduan olah daun tin.
Olah Daun Tin
| Lakukan | Hindari |
| Kering anginkan daun | Pengeringan di bawah sinar matahari langsung |
| Pestisida nabati. | Pestisida kimia. |
| Daun muda hingga sedang. | Daun tua. |
| Alas berongga seperti rak saat pengeringan | Alas plastik |
| Pengikatan tali kantong secara manual | Pengikatan tali kantong dengan lem. |
| Pengisian kantong 1 gram daun tin. | Pengisian kantong lebih 1 gram daun tin |
| Panen daun tanpa tangkai. | Penggunaan tangkai daun tin. |
