Wednesday, January 28, 2026

Tetap Untung dari Budidaya Jagung Organik

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Herry Supriadi memanen 3,5 ton jagung pipil kering dari lahan 300 bata—setara 4.200 m2 . Pria asal Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, itu tak lagi menggunakan pupuk kimia sintetis sebagai sumber nutrisi.

Biasanya untuk lahan 100 bata (1.400 m2) Herry membutuhkan 150 kg pupuk kimia sintetis. “Sekarang harga pupuk kimia mahal dan sulit didapat,” ujar anggota Kelompok Tani Talanca itu. Herry mencari alternatif pupuk yang bisa menggantikan pupuk kimia itu.

Pilihannya jatuh pada pupuk organik cair (POC) lemak hewani mengandung asam amino. Aplikasi POC itu sejak persiapan benih. Pemupukan selanjutnyaa saat tanaman berumur 7 hari setelah tanam (hst), 15 hst, 30 hst, hingga 60 hst.

Untuk lahan 4.200 m2 ia menghabiskan 15 liter POC. Selain hasil panen meningkat, Herry juga menghemat biaya penyemprotan pestisida. Setelah menggunakan POC lemak hewani mengandung asam amino, tidak ada lagi serangan hama.

Hal itu tentu menguntungkan bagi Herry. Hasil perhitungan Rasio Pendapatan per Biaya (R/C Ratio) Setiap biaya sebesar Rp1,00 diperoleh pendapatan Rp2,71. R/C ratio lebih dari 1 berarti usaha ini menguntungkan.

Baca selengkapnya pada Majalah Edisi 654 Mei 2024 mengupas tuntas POC Asam Amino : Panen Melonjak Hngga 100%.  Dapatkan Majalah Trubus Edisi 654 Mei 2024 di Trubus Online Shop atau hubungi WhatsApp admin pemasaran Majalah Trubus.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img