Friday, January 16, 2026

Potensi Lengkuas Atasi Infeksi Saluran Kemih

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Lengkuas berpotensi mengatasi infeksi saluran kemih (ISK). Itulah hasil riset Firdaus Alamri dan rekan dari Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Provinsi Sulawesi Utara.

Pada riset itu mula-mula Firdaus dan rekan mencuci dan merajang rimpang lengkuas merah kecil-kecil. Kemudian mereka menimbang 1 kg bahan dan mengeringkannya dengan diangin-anginkan selama 7 hari.

Herbal kering itu kemudian mereka ekstrak memakai pelarut heksana. Ekstrak itulah yang mereka gunakan untuk melawan bakteri penyebab ISK.

Hasil riset itu menunjukkan bahwa diameter zona bening daya hambat ekstrak dengan konsentrasi 80%, 40%, 20%, dan 10% mencapai 11,03 mm, 8,75 mm, 7,1 mm, dan 6,03 mm.

Menurut Firdaus hal itu menunjukkan daya hambat ekstrak lengkuas pada konsentrasi 80% tergolong kuat. Sementara konsentrasi yang lain yaitu 40%, 20%, dan 10% tergolong sedang. 

Firdaus menyebutkan bahwa senyawa-senyawa dalam rimpang lengkuas merah seperti tanin, terpenoid, dan steroid berperan mengatasi ISK.

Tanin bersifat menghambat pertumbuhan bakteri. Terpenoid merusak protein membran sel sehingga sel bakteri kekurangan nutrisi. Sementara steroid merusak membran lipid sehingga sel bakteri mengalami kebocoran.

Herbalis sekaligus dokter di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dr. Sidi Aritjahja, juga menggunakan lengkuas untuk mengatasi ISK. Menurut Sidi lengkuas salah satu bumbu dapur yang berkhasiat untuk kesehatan.

Namun ia tak meresepkannya secara tunggal melainkan bersama herbal-herbal lain. “Agar khasiatnya lebih menyeluruh atau holistik,” kata pria berkacamata itu.

Resep ISK ala Sidi meliputi 1 jari laos atau lengkuas, 3 jari temumangga, 1 sendok teh biji kemukus, 7 bilah pekak bunga lawang, 1 sendok makan daun sembung, 3 sendok teh adas manis, dan 1 sendok makan kulit pulowaras.

“Semua komposisi itu sebaiknya menggunakan bahan kering,” kata Sidi. Herbal itu bisa ditambahkan madu atau pemanis sesuai selera.

Remukkan semua herbal itu lalu rebus dengan lima gelas air hingga tersisa empat gelas. “Perebusan jangan menggunakan panci dari logam. Gunakan gerabah atau enamel,” tutur Sidi.

Konsumsi herbal itu dua kali sehari. Ramuan herbal itu mampu meningkatkan regenerasi selsel tubuh, meringankan reaksi akibat penyakit infeksi, dan meningkatkan sekresi urine. Ramuan herbal itu bisa dikonsumsi baik untuk menjaga kesehatan maupun pengobatan.

“Kalau untuk menjaga kesehatan cukup diminum 1—2 pekan sekali dengan rebusan normal lima gelas jadi empat gelas. Kalau untuk yang sakit, diminum 1—2 kali sehari dengan rebusan lima gelas jadi empat gelas atau lima gelas jadi tiga gelas,” tutur Sidi.

Duduk perkara ramuan herbal itu membantu mengatasi ISK karena bersifat bakteriostatik dengan mengganggu duplikasi bakteri juga mengganggu replikasi virus.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img