Thursday, January 29, 2026

Cara Menyimpan Durian Kupas agar Tahan Lama

Rekomendasi
- Advertisement -

Penyimpanan durian kupas memerlukan penanganan khusus karena daging durian memiliki kadar air dan lemak yang tinggi sehingga mudah mengalami kerusakan mikrobiologis dan oksidatif. Menurut buku karya Wills dan rekan yang berjudul “Postharvest: An Introduction to the Physiology and Handling of Fruit and Vegetables”, buah tropis beraroma kuat seperti durian sangat sensitif terhadap suhu dan oksigen. Oleh karena itu, teknik penyimpanan harus difokuskan pada penghambatan respirasi dan pertumbuhan mikroorganisme. Buku itu menegaskan bahwa durian kupas tidak dianjurkan disimpan pada suhu ruang lebih dari beberapa jam karena cepat mengalami penurunan mutu.

Teknik pembekuan (freezing) merupakan metode paling efektif untuk penyimpanan durian kupas jangka panjang. Menurut jurnal karya Hassan dan rekan (2020) berjudul “Effect of Freezing on Quality Characteristics of Tropical Fruit Pulps”, pembekuan pada suhu −18°C hingga −25°C mampu mempertahankan rasa, warna, dan tekstur durian hingga 6—12 bulan. Penelitian itu menjelaskan bahwa pembekuan memperlambat reaksi enzimatis dan aktivitas mikrob tanpa merusak komponen gizi utama. Buku Fellows (2017) “Food Processing Technology: Principles and Practice” juga menyebutkan bahwa pasta durian beku merupakan bentuk yang paling stabil untuk kebutuhan industri dan ekspor.

Selain pembekuan, metode vacuum packaging banyak digunakan untuk durian kupas segar maupun setengah beku. Menurut jurnal karya Siripatrawan dan Noipha (2018) berjudul “Active and Vacuum Packaging for Fresh-Cut Tropical Fruits”, pengemasan vakum mampu menurunkan kadar oksigen di dalam kemasan sehingga memperlambat oksidasi lemak dan pertumbuhan jamur. Studi itu menunjukkan bahwa durian kupas yang dikemas vakum dan disimpan pada suhu dingin (4–5°C) dapat bertahan 7—14 hari dengan penurunan mutu minimal. Buku Robertson (2013) “Food Packaging: Principles and Practice” menegaskan bahwa teknik itu banyak diterapkan pada standar ekspor buah olahan.

Teknik lain yang lebih modern yakni Modified Atmosphere Packaging (MAP). Menurut jurnal karya Caleb dan rekan (2016) berjudul “Modified Atmosphere Packaging of Fresh and Fresh-Cut Produce”, MAP bekerja dengan mengatur komposisi gas, terutama oksigen (O₂), karbon dioksida (CO₂), dan nitrogen (N₂), untuk menekan respirasi dan aktivitas mikrob. Pada durian kupas, MAP terbukti mampu mempertahankan kesegaran, aroma, dan warna hingga dua kali lebih lama dibandingkan dengan penyimpanan konvensional. Hal itu juga dijelaskan dalam buku Kader, A.A (2022) “Postharvest Technology of Horticultural Crops”, yang menyebut MAP sebagai standar penting dalam rantai pasok ekspor buah tropis bernilai tinggi.

Penyimpanan durian kupas yang aman dan sesuai standar ekspor dapat dilakukan melalui pembekuan untuk jangka panjang, vacuum packaging untuk penyimpanan dingin jangka menengah, serta MAP untuk menjaga kesegaran durian segar. Pemilihan teknik harus disesuaikan dengan bentuk produk segar, pasta, atau beku serta tujuan distribusi dan pasar. (Naya Maura Denisa)

Artikel Terbaru

Kenapa Mangga Tidak Berbuah? Inilah Penyebab dan Solusinya

Mangga yang tidak berbuah umumnya dipengaruhi masalah fisiologi tanaman. Terutama ketidakseimbangan fase vegetatif dan generatif. Tanaman yang terlalu subur...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img