Tuesday, January 27, 2026

Bunga Lada Rontok

Rekomendasi
- Advertisement -

  1. Di ketinggian berapa dan kondisi bagaimana yang cocok untuk penanaman lada?
  2. Mengapa bunga lada rontok?
  3. Apa perbedaan lada lampung dan lada bangka?
  4. Perlukah pemangkasan cabang, bagaimana caranya?
  5. Apakah lada bisa ditanam di pot?
Mulud
RT 04 RW 01 Buluharjo, Plaosan,
Magetan, Jawa Timur.

Hendro Soenarjono

  1. Ketinggian 500 m dpl cocok untuk lada, asalkan pH tanah 6,0—7,0. Jika tanah bersifat asam, perlu penambahan kapur pertanian agar netral. Suhu 14—29oC membantu penyerbukan  berlangsung sempurna dan menghasilkan keseragaman buah masak. Dalam setahun tanaman lada menghendaki musim hujan lebih dari 6 bulan dan musim kemarau maksimal 4 bulan.
  2. Penyebab rontok bunga karena tanaman hanya memiliki bunga jantan, tanpa bunga betina. Atau tidak terjadi persarian atau penyerbukan. Itu karena lingkungan panas dan kurang lembap akibat bambu. Kayu yang cocok dijadikan perambatan adalah kayu gamal, dadap tidak berduri, lamtorogung, dan petai cina.
  3. Batang dan ranting lada lampung kuat dan kasar dengan cabang mendatar. Daun besar dan tipis, bermalai panjang. Ia tak dapat berbunga selain pada musimnya. Lada lampung cocok ditanam pada tanah marginal dan resisten terhadap penyakit. Umur tanaman lada lampung mencapai 20 tahun. Sedangkan batang dan cabang lada bangka lentur dengan sosok menggelantung. Daun kecil dan bermalai pendek. Ia dapat berbunga setiap saat di luar musimnya. Kondisi lingkungan tempat ia tumbuh adalah tanah subur. Ia lebih tahan terhadap penyakit kuning dan busuk akar dibanding lada lampung. Lada bangka dapat hidup sampai 30 tahun.
  4. Pemangkasan agar tanaman rimbun melalui pertumbuhan cabang samping. Sehingga buah pun keluar dari setiap ruas. Caranya, lakukan pemotongan pada tunas muda serta di ujung cabang utamanya agar dominasi ujung tumbuh atau apikal tidak terjadi.
  5. Lada dapat ditanam dalam pot, terutama lada genjah. Sesuaikan pot dengan ukuran tanamannya. Tajuk tanaman lada pot 100—150 cm dengan tinggi 90—120 cm sehingga pot yang cocok adalah drum. Komposisi media untuk lada pot antara lain campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang (1:1:1), campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam (1:1:1), atau campuran tanah, pupuk kandang, dan serbuk gergaji (2:1:1). Letakkan pot di tempat terbuka untuk mendapatkan sinar matahari penuh. Pot tidak boleh langsung menyentuh tanah, supaya air bisa keluar dari pot. ***

 

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img