Monday, August 8, 2022

Prospek Cerah Ketela

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

TRUBUS — Para ahli sepakat ubi jalar berpotensi dikembangkan sebagai alternatif pangan dan sumber pendapatan.

Ubi jalar kerap dinilai sebagai makanan tradisional. Padahal ubi jalar lokal sudah melenggang sampai kancah internasional. Nutrisi tinggi dan produk olahan yang kian inovatif menjadikan Ipomoea batatas kian populer. Bagaimana komentar para peneliti, pengamat, serta pelaku pertanian terkait potensi pengembangan bisnis ubi jalar di masa mendatang?

Ahmed Joe Hara
Ketua Umum Asosiasi Agrobisnis Petani Ubi Jalar Indonesia (Asapuji)

Ubi jalar merupakan tanaman sumber karbohidrat berikutnya yang tengah menuju konsumsi dunia. Indonesia penghasil ubi jalar terbesar nomor 4 dunia dengan produksi 2,38 juta ton per tahun. Produksi itu hanya mampu memenuhi 18,7% dari peluang pasar konsumsi dunia. Tidak ada angka pasti berapa kebutuhan ekspor ubi jalar untuk konsumsi dunia.

Ahmed Joe Hara

Namun kita menyimpulkan beberapa hal yang dapat menghasilkan perkiraan peluang ekspor ubi jalar melalui berbagai permintaan yang sekarang ada dan sedang berjalan yakni olahan, siap konsumsi, dan pati ubi jalar. Saat ini terdapat sekitar3 perusahaan besar produsen ubi jalar penanaman modal asing (PMA) yang memproduksi ubi jalar olahan seperti pasta, stik, dan keripik dengan total penjualan ekspor mereka mencapai 30.000 ton per tahun.

Adapun permintaan pati ubi jalar kurang lebih 50 kontainer per bulan setara 2.000 ton. Penyesuaian teknik produksi yang harus dilakukan pada pembuatan pati ubi jalar. Harap mafhum rendemen ubi jalar menjadi tepung hanya 18%. Artinya 1 ton ubi jalar segar menghasilkan 180 kg tepung pati kering .

Kondisi itu menyebabkan harga pembelian ubi jalar tidak bisa melebihi Rp1.500/kg untuk dapat mencapai harga penjualan Rp14.000/kg pati ubi jalar. Total panen dari petani terbagi dua yakni sebagian masuk ke industri pengolahan dan sortirannya masuk ke industri aci. Dilihat dari kondisi itu, maka sistem ekspor ubi jalar harus bersinergi antara pemenuhan kebutuhan pabrik produksi konsumsi langsung dan produksi pati ubi jalar.

Dr. Ir. Titik Sundari, M.P.
Kepala Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi
)

Pengembangannya juga bisa dikombinasikan dengan olahan buah. Masyarakat sudah cerdas untuk belajar dari berbagai media untuk menyajikan produk olahan berkualitas. Ubi jalar dapat dimanfaatkan langsung, berbeda dengan porang yang harus diproses dahulu.

Dr. Ir. Titik Sundari, M.P.

Masa tanam ubi jalar lebih singkat. Minimal bisa 2 kali panen setahun. Perputaran uang pun lebih cepat. Ubi jalar merupakan salah satu komoditas yang kami kembangkan. Ubi jalar untuk saat ini mempunyai peranan yang cukup penting karena sedang digalakkan untuk kemandirian pangan lokal.

Salah satu keunggulan ubi jalar yakni pengolahan mudah dan tidak ada racun. Bahkan ubi jalar memiliki berbagai kelebihan seperti antosianin (antioksidan). Kita juga memiliki banyak varietas ubi jalar dengan kelebihannya masing-masing. Ada juga ubi jalar yang berperan menurunkan tingkat stunting karena mengandung provitamin A. Ditinjau dari segi harga pun ubi jalar lebih terjangkau.

Ubi jalar dapat ditanam di lahan sempit. Pemanfaatannya pun tidak terbatas hanya umbi. Daun tanaman itu juga bermanfaat sebagai sayur lantaran kandungan provitamin yang tinggi. Setiap komoditas memiliki spesifikasi lokasi tertentu, tapi ubi jalar dapat ditanam di dataran rendah dan tinggi. Ekspor ubi jalar sebenarnya sudah banyak. Namun perhatian pada serangan hama khususnya boleng Cylas formicarius masih kurang. Kalau sudah sekali tertusuk, bau ubi jalar sudah tidak sedap dan menyengat.

Dr. Sc. Agr, Agung Karuniawan
Kepala Program Studi Magister Manajemen Sumber Daya Hayati, Sekolah Pascasarjana, Universitas Padjadjaran

Pandemi mengubah banyak aspek dan membuat semacam goncangan dalam kehidupan kita. Ekonomi yang merosot, kesehatan yang rawan, hingga pendidikan terpukul akibat pandemi. Namun, beberapa sektor malah seperti mendapatkan berkah, salah satunya pertanian. Data Kementerian Pertanian menunjukkan PDB pertanian pada kuartal IV 2020 tumbuh 2,59% dan menyumbang pertumbuhan ekonomi sebesar 1,75% serta peningkatan ekspor 9,7%.

Dr. Sc. Agr, Agung Karuniawan

Tanaman pangan menjadi yang paling tinggi pertumbuhannya hingga 10,47%. Jika dibandingkan dengan tanaman pangan lainnya, ubi jalar paling tinggi dan favorit sehingga nilai ekspornya menanjak. Namun itu hanya nilai yang telah berhasil ekspor. Kenyataan yang sebenarnya adalah permintaan makin tinggi tetapi kita belum mampu memenuhinya. Permintaan ekspor di Bandung Raya saja bisa mencapai 130 ton per pekan. Tentu nilainya lebih besar jika melihat skala yang lebih luas.

Artinya potensi bisnis dan ekspor ubi jalar ini sangat besar, tetapi belum terpenuhi secara optimal. Baik untuk ubi segar, oven, maupun untuk ubi olahan industri sesuai tren pasar domestik dan pasar ekspor yang meningkat. Kegiatan riset dan pengembangan perakitan varietas ubi jalar Universitas Padjadjaran (Unpad) bekerja sama dengan pemangku kepentingan meliputi Balitkabi, Centro Internacional de la Papa (CIP) di Peru dan CIP station di Mozambik.

Dr. Tomy Perdana, S.P., M.M.
Dosen Agribisnis Universitas Padjadjaran

Dr. Tomy Perdana, S.P., M.M.

Ubi jalar memiliki potensi pasar yang sangat baik. Selama ini ubi jalar banyak dipasarkan ke mancanegara seperti Jepang, Korea, Cina, dan Singapura. Menurut FAO (2021), tiga negara yang paling banyak mengimpor ubi jalar adalah Belanda (19,03 %), Inggris (16,30%), dan Laos (13,69%). Penguasaan pangsa pasar ekspor ubi jalar dari Indonesia masih sangat kecil hanya 1,1 %.

Negara eksportir ubi jalar terbesar adalah Amerika Serikat (26,4 %), Laos (13,8 %) dan Belanda (13,8%). Ubi jalar diekspor dalam bentuk segar, pasta, dan tepung. Sejalan dengan makin meningkatnya kesadaran kesehatan masyarakat terutama di masa pandemi, permintaan pasar ekspor dan pasar domestik diduga semakin meningkat di masa mendatang.

Semestinya petani dan pelaku bisnis ubi jalar memperoleh nilai tambah. Oleh karena itu, diharapkan pengembangan ubi jalar mengarah ke agroindustri bekerja sama dengan industri makanan dan minuman di pasar domestik. (Hanna Tri Puspa Borneo Hutagaol)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img