Thursday, January 29, 2026

Mawar Gurun Tumpuk Baru

Rekomendasi
- Advertisement -

Adenium tumpuk baru asal impor dan hasil silangan pehobi tanah air.

Widyantoro, pehobi adenium di Bekasi, Jawa Barat.

Trubus — Pehobi adenium di Kota Bekasi, Jawa Barat, Widyantoro, kewalahan melayani permintaan para pehobi yang ingin membeli varietas adenium tumpuk baru berjuluk fire opal. “Banyak pehobi yang rela inden,” ujar Widi—panggilan akrab Widyantoro. Menurut Widi mereka tertarik pada fire opal karena kecantikannya. Tepi petal bunga adenium itu bergelombang dengan warna dasar kuning kehijauan.

Semburat merah muda menghiasi tepi petal fire opal yang didatangkan Widi dari Thailand itu sehingga indah dipandang mata. Menurut Widi kombinasi warna itu kemungkinan berasal dari tetua fire opal, yaitu siam adenium berwarna merah muda, kuning, dan hijau. Keistimewaan lain, mahkota bunga adenium impor itu terdiri atas 4—5 tumpuk. Namun, diameter bunga relatif kecil.

Impor Taiwan

Ranting dan bonggol adenium siap dibungakan.

Selain fire opal, Widi juga mendatangkan adenium tumpuk baru dari Thailand bernama triple black beauty pada Juni 2016. Warna bunga mawar gurun itu tak kalah cantik, yaitu kombinasi warna merah dengan semburat hitam. Adanya strip putih di pinggiran petal membuat adenium ini tampak anggun dan tegas. Diameter bunga triple black beauty mencapai 4–5 cm dan terdiri atas 3 tumpuk.

Koleksi adenium tumpuk baru Widyantoro lainnya adalah triple legacy. Bunga adenium itu berwarna dasar putih dengan semburat merah muda atau ungu yang begitu lembut. Warna itu berpadu dengan warna kuning tajam di sekitar corong. Triple legacy teranyar itu menambah koleksi corak warna seri legacy milik Widi dengan keunggulan bertumpuk tiga. Dalam 3 tahun terakhir ia memang rajin berburu varietas adenium baru.

Meng qian, adenium impor koleksi M. Fadly (Ragil) di Medan, Sumatera Utara.

Sesampainya di tanahair, pemilik nurseri Anisa Adenium itu memperbanyak seri mawar gurun teranyar dan menjual kembali. Jika Widi mengoleksi adenium teranyar dari Thailand, kolektor adenium di Medan, Sumatera Utara, Muhammad Fadly, justru mendatangkan varietas adenium tumpuk terbaru dari Taiwan. Salah satunya meng qian yang istimewa karena bunganya relatif jumbo, yakni berdiameter 5–7 cm dan terdiri atas 2 tumpuk.

Warna bunga adenium asal Negeri Formosa itu juga tak kalah aduhai. Bunga meng qian berwarna dasar merah muda dengan garis pinggir berwarna merah. Dari dalam petal muncul semburat kuning. Dengan penampilan itu, pantas bila adenium tumpuk baru yang dirilis pada 2016 langsung diserbu pembeli. “Sekali barang datang pasti habis.” ujar pria yang akrab disapa Ragil itu.

Triple black beauty

Padahal, terkadang Ragil menyembunyikan persediaan adenium baru itu. “Namun, para pehobi kerap memaksa dan langsung datang ke rumah untuk membeli,” tuturnya. Harap mafhum, alumnus Jurusan Elektronika SMK Teladan, Medan, itu mendatangkan adenium terbaru biasanya hanya sedikit. “Biasanya saya hanya membeli 20 tanaman per jenis. Sekali belanja ke Thailand atau Taiwan hanya membeli 10 jenis,” kata Ragil.

Ketika ternyata banyak peminat, ia berangkat ke sana lagi. Ia menjual adenium impor hanya kepada petani andal dan para kolektor. “Kalau penjualan terlalu bebas dapat menyebabkan harga dan kualitas grafting menjadi turun,” tambahnya. Adenium elok itu bukan hanya datang dari mancanegara. Para penyilang lokal juga piawai menghasilkan mawar gurun bermutu.

Silangan lokal

Putri aisya. (Dok. Widyantoro)

Pehobi adenium di Klaten, Jawa Tengah, Rochmad Wiyono, lebih memilih menyilangkan adenium untuk menghasilkan varietas baru. Salah satu hasil silangan terbaru Rochmad adalah samalona. Ia mengambil nama itu dari nama sebuah pulau dekat Makassar, Sulawesi Selatan. Adenium bertumpuk tiga itu adalah hasil silangan dari varietas ac milan dan triple santa clause.

Dari hasil persilangan itu ac milan mewariskan warna dasar hitam, sedangkan santa clause mewariskan kelir agak putih di tepi petal. Adenium tumpuk baru lain rakitan Rochmad adalah mediera. Adenium tumpuk tiga itu hasil persilangan antara black lady dan santa clause. Black lady mewariskan warna hitam pekat dan santa clause menurunkan kelir putih pada tepi petal.

Mediera, adenium silangan Rochmad Wiyono.

Ada pula ladiva yang berwarna jingga. Bunga adenium tumpuk dua itu berdiameter 5 cm. Menurut Rochmad ladiva hasil persilangan yellow sunrise dan butterfly. Warna kemerahan merupakan gen warisan dari butterfly, sedangkan warna kuning berasal dari yellow sunrise. Hasil silangan Rochmad yang tak kalah cantik ialah putri aisya. Adenium tumpuk itu berwarna putih bersih dengan garis tengah berwarna merah muda.

Bagian tepi petal bergelombang. Bunga adenium hasil perkawinan silang induk jantan golden jubile dan induk betina double white itu tergolong jumbo, yakni berdiameter 7–8 cm dan terdiri atas empat tumpuk. Karena keistimewaannya itu, Widyantoro rela membeli royalti putri aisya. (Marietta Ramadhani)

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img