Tuesday, January 27, 2026

Serama Pilihan Menteri

Rekomendasi
- Advertisement -

Kontes serama perdana di Kementerian Pemuda dan Olahraga berlangsung meriah.

Senja menaungi langit ibukota Jakarta. Namun, Ronin masih berdiri gagah meski angin berembus sangat kencang. Bahkan, ia tetap bergerak lincah dibandingkan dengan lawan-lawannya yang tampak “tidak berkutik”. Dengan penampilan itu para juri akhirnya menobatkan Ronin sebagai peraih gelar best of the best (BOTB) pada kontes serama tingkat nasional bertajuk Menpora Cup 2017. Perebutan piala dari Menteri Pemuda dan Olahraga itu menjadi ajang paling bergengsi di tahun ini.

Perawat Ronin, Dearly Petualang, mengisolasi ayam sepekan menjelang lomba agar tampil lebih aktif.

Hanya serama terbaik seperti Ronin yang berhak mendapatkan gelar itu. Menurut juri asal Jember, Jawa Timur, Eka Andry DW, ayam jantan berumur 4 bulan itu layak juara karena kepalanya superselam atau busung dada melebihi tinggi kepala. Selain itu serama milik pehobi asal Palembang, Sumatera Selatan, Dian Eka, itu pun atraktif dan berstamina prima. “Jarang ada ayam selam atraktif dan berdaya tahan baik,” kata Eka.

Para jawara kontes serama di Kemenpora.

Meriah
Apa rahasia Ronin menjadi yang terbaik? Menurut perawat serama jawara, Dearly Petualang, ayam diisolasi sepekan menjelang kontes. Tujuannya agar ayam lebih galak dan aktif ketika melihat lawan. Pria asal Depok, Jawa Barat, itu juga memberikan vitamin penambah stamina menjelang kontes. “Setelah diberikan vitamin napas ayam lebih panjang dan tidak mudah lelah,” kata Dearly.

Alif Adulghofar (kiri) dan kelinci new zeland miliknya Memboyong Best in Show juri Arie wardhani (kanan) dan Best Reserve in Show Melissa Ceralu Magee

Menurut ketua panitia lomba, Alfrisco Sihombing, kontes serama itu adalah gelaran perdana oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Lebih lanjut Dedi—panggilan akrab Alfrisco Sihombing—menuturkan Kemenpora menganggap memelihara serama sebagai salah satu wadah para pemuda untuk menyalurkan hobi dan kreativitas. Hobi itu juga menjaga pemuda tetap di jalur positif.

578_ 117“Itulah salah satu perwujudan Nawacita Presiden Jokowi. Negara hadir saat pemuda membutuhkan kegiatan positif,” kata pria yang juga menjadi Ketua Lembaga Pendidikan Pelatihan dan Pemberdayaan Pemuda Tunas Bangsa, itu. Kontes yang berlangsung pada 3 Desember 2017 itu berlangsung meriah lantaran dihadiri 300 peserta yang bertanding di 15 kelas berbeda.

578_ 117-117Peserta datang dari Jakarta, Bandung (Jawa Barat), Tangerang (Banten), Yogyakarta, Berau (Kalimantan Timur), dan Makassar (Sulawesi Selatan). Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, menandatangani sekitar 180 penghargaan berupa piala dan piagam. Dedi mengatakan kontes serama perlu diperbanyak karena merupakan kegiatan positif bagi para pemuda sebagai tulang punggung negara. (Muhammad Fajar Ramadhan)

Previous article
Next article
Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img