Tuesday, May 5, 2026

Buxus Primadona

Rekomendasi
- Advertisement -

Herplant BVBA menampilkan buxus anyar yang tahan cendawan patogen Cylindrocladium.

Pameran tanaman taman dan hias, GrootGroenPlus 2018, berlangsung sukses karena beragamnya komoditas dan acara.

Pengunjung ekshibisi kerap mendatangi stan Herplant BVBA karena berisi beberapa buxus anyar. Buxus baru itu istimewa lantaran tahan cendawan Cylindrocladium. Itu penting sebab pada 2006 patogen itu menyerang nurseri buxus di Belgia dalam waktu singkat. Dampaknya industri nurseri berkomoditas tanaman aggota famili Buxaceae itu rugi besar. Pemilik Herplant BVBA, Didier Hermans, menjamin beberapa kultivar kreasinya tahan cendawan patogen itu.

Nantinya kultivar itu memiliki merek sendiri. Ia mengembangkan kultivar baru itu lebih dari 10 tahun. Meski tahan cendawan patogen, buxus anyar tidak memiliki perlindungan khusus terhadap hama ngengat Cydalima perspectalis. Namun, itu bukan persoalan serius. “Saya percaya pada masa mendatang serangan hama berkurang karena keseimbangan alam akan kembali,” kata Didier.

Industri hijau

Stan Herplant BVBA bernomor R033 itu menampilkan 4 buxus baru. Pertama buxus bertipe tumbuh lambat yang sangat cocok menggantikan Buxus sempervirens ‘Suffruticosa’. Yang kedua tipe medium untuk pemakaian umum. Jenis buxus ketiga tumbuh meninggi sehingga cocok sebagai tanaman pembatas atau pagar. Terakhir adalah buxus yang digunakan sebagai tanaman penutup tanah di taman atau ruang terbuka hijau.

Ada 270 peserta dari berbagai negara menampilkan beragam produk di GrootGroenPlus 2018.

Menurut Didier adanya buxus baru merupakan solusi berkelanjutan menghadapi perubahan iklim. Tema lingkungan itu begitu terasa di pameran tanaman taman dan hias yang diikuti Herplant BVBA, GrootGroenPlus 2018. Acara yang diselenggarakan di Zundert, Belanda, itu bertajuk The Future = Green. Pakar iklim, Reinier van den Berg, pada pembukaan pameran menyatakan, industri hijau seperti nurseri berperan penting jika berhubungan dengan cuaca panas, kekeringan, dan keanekaragaman hayati.

Tur internal pameran yang pesertanya jurnalis internasional.

Makin banyak tanaman yang ditanam dapat mengatasi permasalahan seperti stres panas dan banjir. Ketua GrootGroenPlus, David Bömer, mengungkapkan tema pameran itu memiliki artikulasi kuat. “Kita memerlukan solusi kreatif dan berjuang bersama agar semuanya berjalan dengan baik dan benar. Itu bisa terjadi jika kita memperhatikan lingkungan sekitar. Dengan kata lain penghijauan,” kata David.

Tanaman yang adaptif cuaca di masa depan sangat diperlukan untuk mengatasi perubahan iklim.

Ia menuturkan tugas kita menciptakan masa depan yang membantu kita menjadi dan tetap peduli dengan penghijauan. David mengajak masyarakat menjadi individu yang menanam tanaman yang sesuai kebutuhan masa depan. Harapannya dunia menjadi lebih hijau. Didier meyakini beragamnya jenis tanaman jawaban menghadapi perubahan iklim. Musababnya pasti ada jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi iklim tertentu.

Dengan kata lain semuanya berhubungan dengan genetik tanaman. Para penangkar tanaman lebih mengetahui apa yang harus dilakukan selanjutnya. GrootGroenPlus 2018 yang berlangsung pada 3—5 Oktober 2018 itu ajang promosi produk terbaru Herplant BVBA. Perusahaan asal Belgia itu salah satu peserta gelaran internasional tahunan itu. Menurut panitia pameran, Frank van Suchtelen, acara sukses karena dihadiri 270 peserta dari berbagai negara.

Peserta internasional meningkat 40% dan 22% dari itu peserta yang berkelompok. Hasil survei menunjukkan peserta sangat puas dengan penyelenggaraan pameran yang ke-28 pada 2018 itu. Aspek penilaian meliputi kualitas pengunjung, keramahan staf pameran, promosi dalam pameran, dan tema. Yang membahagiakan sekitar 84% peserta bakal berpartisipasi lagi pada GrootGroenPlus 2019.

Ketua GrootGroenPlus, David Bömer (kanan), mengajak masyarakat menjadi individu yang menanam tanaman yang sesuai kebutuhan masa depan.

Wajib dikunjungi

Pengunjung dari 33 negara juga puas dengan pameran yang kali pertama terselenggara pada 1990 itu. Ada grup pengunjung dari Hungaria, Polandia, dan Rusia. Terdapat 14 sekolah dari Belanda, Belgia, Perancis, dan Jerman yang mengunjungi pameran nurseri itu. Selain menampilkan beragam produk, GrootGroenPlus 2018 pun menawarkan beragam acara seperti tur internal pameran dan kunjungan nurseri yang pesertanya jurnalis internasional.

Perwakilan pemerintah, institusi, pengembang proyek, arsitek, perancang lanskap, pengelola taman, profesional bidang penghijauan, dan nurseri tanaman wajib mengunjungi GrootGroenPlus 2018. Harap mafhum semua inovasi dan teknologi terkini serta tanaman taman dan hias baru dipamerkan pada pameran yang dihadiri sekitar 30 wartawan dari berbagai negara itu. Pameran nurseri itu tempat yang tepat untuk berbisnis, menjalin mitra, dan bertransaksi. (Riefza Vebriansyah)


Artikel Terbaru

Manfaat Kunyit untuk Kesehatan: Apa yang Sudah Terbukti Riset?

Kunyit (Curcuma longa) telah lama menjadi bagian dari ramuan tradisional Asia. Kini posisinya sebagai tanaman herbal unggulan semakin kuat...

More Articles Like This