
Dandang gendis membantu mengatasi kanker rahim.
Trubus — Berkemih saat yang menyakitkan bagi Sunari. Perempuan 39 tahun itu merasa sangat panas di sekitar organ kemaluannya ketika berurine. Sunari memang acap keputihan. Lazimnya perempuan keputihan ketika hamil, sebelum dan sesudah haid,serta akibat rangsangan seksual. Selain itu keputihan terjadi akibat aktivitas mikroorganisme.Sunari mengalami keputihan berlebihan. Cairan keluar lebih banyak dan berbentuk gumpalan.
Kondisi itu berlangsung selama 2 bulan sejak Maret 2011. Suatu ketika Sunari membersihkan diri usai berkemih dan tangannya merasakan benjolan. Ukurannya kira-kira sebesar biji buah sawo. Perempuan yang kini berdomisili di Taiwan itu ketakutan. Itulah sebabnya ia memeriksakan diri ke dokter. Setelah melewati serangkaian pengujian, dokter mendiagnosis diagnosis Sunarti positif kanker rahim.
Dandang gendis

Menurut dokter di Rumah Sakit Atmajaya, Jakarta Utara, dr. Benyamin Intosius, kanker rahim merupakan perubahan genetik pada Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) sel. Akibatnya sel-sel organ tumbuh tidak sesuai dengan bentuk dan fungsinya. Pertumbuhan sel ganas itu malah merusak jaringan sekitar. Keganasan pertumbuhan sel yang terjadi pada rahim, meliputi keganasan badan rahim beserta lapisannya. Termasuk mulut rahim yang dikenal dengan kanker serviks.
Dokter alumnus Universitas Tanjungpura itu mengatakan, ciri-ciri seorang wanita terserang kanker rahim adalah rasa tidak nyaman di perut bagian bawah. Kanker rahim juga dapat dideteksi dengan jadwal menstruasi yang berubah dari biasanya. Frekuensi menstruasi yang lebih sering pun menjadi indikasi awal kanker rahim. Konsultasi dengan dokter spesialis obstetriks dan ginekologi untuk pemeriksaan lebih optimal.
Kondisi yang paling parah berupa pendarahan dari jalan lahir dan keluar aroma tidak sedap dari area jalan lahir. Benyamin mengatakan, pemicu kanker rahim adalah pola hidup yang tidak sehat, baik bersumber dari makanan atau minuman yang mengandung bahan kimia berbahaya. Polusi lingkungan pun pemicu kanker. Adapun penyebab kanker serviks adalah Human Papilloma virus.

Kanker serviks dapat dicegah dengan vaksinasi. Menurut Benyamin perempuan sejatinya dapat mendeteksi kanker rahim sejak dini. Kaum hawa harus tanggap pada kelainan di area kewanitaan seperti keluarnya cairan kemaluan yang berlebihan dan diikuti dengan bau tidak sedap serta berwarna keruh. Sunari memilih tanaman obat untuk mengendalikan sel ganas itu. Ibu tiga anak itu memilih konsumsi tanaman dandang gendis setelah bertanya kepada kawan dan mencari informasi di dunia maya. Masyarakat juga menyebut tanaman anggota famili Acanthaceae itu belalai gajah. Sunari meracik sendiri daun Clinacanthus nutans menjadi minuman yang menyehatkan sejak Maret 2007. (lihat boks: Resep Dandang Gendis).
“Air rebusan dandang gendis tidak berbau, rasanya sedikit pahit” kata Sunari. Upaya lain mengendalikan penyakit maut itu dengan mengonsumsi bawang putih hasil fermentasi.
Gaya hidup sehat
Sunari memperoleh informasi khasiat bawang putih fermentasi dari adik iparnya pada April 2017. Ia membuat sendiri racikan umbi bawang putih itu. Sunari mengupas kulit umbi bawang putih lalu mencuci bersih. Takarannya sesuai keinginan. Perempuan kelahiran Juli 1980 itu kemudian memasukkan bawang putih kupas ke wadah dan merendam dengan madu hingga menutupi permukaan selama 2 pekan.

Perempuan asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, itu mengonsumsi 2 siung bawang putih sebagai camilan. Ia mengunyah umbi tanaman anggota famili Liliaceae itu. Jadi, Sunari mengonsumsi air rebusan dandang gendis setiap hari, jus apel setiap pagi hari, dan umbi bawang putih. Setelah tiga bulan mengonsumsi tanaman itu, Sunari merasa sangat bugar dan nyaman. Menstruasi kembali teratur. Kondisi keputihannya pun membaik. Tidak lagi terdapat aroma tak sedap.
Keruan saja yang membahagiakannya adalah ketika berkemih tidak lagi merasa panas. Benjolan di organ kelamin juga hilang. Namun, hingga kini Sunari belum memeriksakan diri ke dokter. Riset Yoke Keong Yong dan rekan dari Universitas Putra Malaysia membuktikan bahwa dandang gendis memang berkhasiat antikanker. Tanaman semak perdu itu mengandung senyawa kloroform yang bekerja mengatasi kanker dengan cara menghambat pertumbuhan sel kanker.
Herbalis di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, Valentina Indrajati menuturkan, dandang gendis lazim diresepkan untuk penderita kanker. Pengalaman Valentina, dandang gendis juga dapat mengatasi kanker pankreas, kanker paru dan kanker kulit. (Hanna Tri Puspa Borneo Hutagaol)
