Sunday, January 25, 2026

Laba Jeruk di Pasar Menengah

Rekomendasi
- Advertisement -
(Dok. Sidarhan)

Trubus — Cita rasa dominan manis dan sedikit masam serta laba besar mendorong Sidarhan membudidayakan jeruk pada 2013. Saat itu kali pertama Warga Dusun Gunung Agung Pauh, Kelurahan Agunglawangan, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, itu mencicipi jeruk rimau gerga lebong. Hari itu Sidarhan pun bertekad menjadi pekebun jeruk.

Kini kebun Sidarhan memproduksi 30 ton jeruk setahun setara 2,5 ton per bulan. Ia menjual hasil panen Rp20.000—Rp30.000 per kg berdasarkan kualitas buah. Jadi omzet minimal Sidarhan mencapai Rp50 juta per bulan. Setelah dikurangi ongkos produksi, ia mengantongi laba Rp37,5 juta saban bulan. (Riefza Vebriasnyah)

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img