Friday, January 16, 2026

Agrowisata Jeruk Jesigo Idola Sarugo

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Sejak 2021 warga Kampung Saribu Gonjong (Sarugo), Jorong Sungai Dadok, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatra Barat, membuka agrowisata jeruk. Menurut Ketua Kelompok Wisata (Pokdarwis), Rici Candra, konsep wisata petik jeruk di kebun itu sejalan dengan konsep desa wisata yang menjadi andalan warga. Sarugo menjadi juara II pada penghargaan Anugerah Pesona Indonesia kategori kampung adat terpopuler pada 2021.

Sarugo pun menjadi salah satu juara peraih penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) untuk kategori Pelayanan Homestay. Sentra jeruk itu dapat dicapai 5—6 jam bermobil dari Bandara Internasional Minangkabau. Masyarakat menanam jeruk yang menjadi ciri khas Kecamatan Gunuang Omeh itu yakni jesigo. Jesigo akronim dari jeruk siam gunung omeh.

Pemandangan menarik tersaji di sepanjang perjalanan menuju Kampung Sarugo. Di kanan dan kiri jalan terhampar deretan pohon jeruk. Ada yang berkumpul jadi satu dalam area kebun, ada pula yang tumbuh di halaman rumah warga. Dompolan buah yang menggelantung di ujung dahan membuat siapa saja yang melintas ingin singgah.

Hampir setiap kepala keluarga di Kampung Sarugo memiliki kebun jeruk. Mayoritas kepemilikan lahan 0,5—1 ha per pekebun. Luas penanaman jeruk di Kampung Sarugo mencapai 200 hektare. Pengunjung dapat bertandang ke kebun milik warga untuk memanen langsung jeruk bercitarasa manis segar itu.

Mereka juga bisa mengabadikan momen dengan cara berswafoto dengan latar barisan tanaman jeruk. Pengunjung hanya perlu membayar Rp15.000 per kg untuk jeruk yang dipetik dan di bawa pulang.

Pemandangan alam di sekitar desa yang memiliki topografi berbukit-bukit nan asri dapat memanjakan mata. Pengunjung pun dapat melepas lelah di rumah-rumah gadang, yakni rumah adat Minangkabau milik warga yang berusia ratusan tahun.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img