
Mengebunkan anggur menguntungkan karena mulai berbuah pada tahun pertama dan memiliki ceruk pasar yang relatif besar.

Trubus — Senyum menghias wajah Muhamad Yusuf ketika mengantongi omzet Rp12 juta pada Desember 2019. Pendapatan itu hasil penjualan 120 kg anggur. Harga jual Rp100.000 per kg. Setelah dikurangi ongkos produksi. Yusuf mendapatkan laba Rp3,6 juta. Total jenderal pekebun anggur di Dusun Sengkan, Desa Japerejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, itu memanen 400 kg anggur segar.
Ia membagikan 280 kg kepada kerabat dan tetangga. Dengan kata lain Yusuf berpeluang memperoleh pendapatan yang lebih banyak. (Riefza Vebriansyah)

