Friday, December 2, 2022

Atasi Batu Empedu

Rekomendasi

Rimpang temulawak Curcuma xanthorrhiza

Dokter mendiagnosis saya (19 tahun) mengidap penyakit batu empedu pada pertengahan 2011. Ukuran batu 1,8 cm. Untuk mengatasi penyakit itu, saya mengonsumsi apel dan minyak zaitun serta garam inggris selama 3 bulan. Ukuran batu berkurang menjadi 0,9 cm. Namun, menurut dokter bentuk batu empedu tidak bulat sempurna. Jadi ukuran 0,9 cm  bukan berarti ukuran batu berkurang. Setiap 2 bulan saya merasa sakit di ulu hati. Hasil rontgen menunjukkan bahwa di sekitar batu induk terdapat batu-batu anakan. Sejak dahulu dokter menyarankan untuk operasi, tetapi saya enggan karena khawatir dampak pascaoperasi. Apakah ada herbal untuk mengobati penyakit saya?

Rani
Bumi Panyileukan, Cipadung Kidul, Kotamadya Bandung

dr Sidi Aritjahja
dr Sidi Aritjahja

dr Sidi Aritjahja

Batu empedu biasanya disebabkan karena pola makan yang terlalu banyak lemak. Sering terkait dengan penurunan fungsi hati. Terlebih pada usia yang relatif muda. Berikut ramuan yang sesuai untuk usia Anda.

RESEP:

Bahan

[starlist]

  • Rimpang temulawak Curcuma xanthorrhiza       5 g
  • Rimpang kunyit Curcuma longa             1,5 g
  • Buah cabai jawa Piper retrofractum         1,5 g
  • Biji lada hitam Piper nigrum                         1,5 g
  • Biji adas Foeniculum vulgare                       1,5 g
  • Daun salam Syzygium polyanthum           1,5 g

[/starlist]

Cara membuat

Cuci bersih dan rebus semua bahan dalam 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah itu saring dan minum air rebusan antara pukul 18.30—19.30. Ganti bahan tiap kali membuat. Lakukan rotgen setelah konsumsi selama 2 bulan. Batu seukuran itu biasanya akan larut setelah konsumsi selama 4—9 bulan. ***

 

FOTO :

Rimpang temulawak Curcuma xanthorrhiza

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Alasan UGM Mendorong Konversi LPG ke Kompor Listrik

Trubus.id — Ketergantungan penggunaan kompor gas LPG terus meningkat. Itu yang menjadi salah satu alasan Pusat Studi Energi (PSE)...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img