Saturday, January 17, 2026

Beragam Penganan Lezat Berbahan Butternut, Sebagai Bentuk Fortifikasi Alias Menambah Gizi

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Masyarakat menggemari labu butternut karena citarasa lezat dan porsi yang dapat dikonsumsi juga lebih besar dibandingkan dengan labu parang. Selain itu labu butternut juga dapat diolah menjadi berbagai penganan.

Misalnya nuget udang, pudding, dan kue nastar. Bagaimana tidak, gurih udang berpadu kelembutan labu butternut itu terasa lezat. Paling sederhana Anda dapat mengolah butternut menjadi smoothie.

Anda tinggal mengukus butternut menambahkan madu, es batu, air sesuai selera, dan memblender. Citarasa smoothie butternut itu lembut menyegarkan dengan manis yang pas. Pembuatan puding pun sederhana.

Hanya menambahkan susu segar dan agar-agar dengan daging Cucurbita moschata kukus itu. Semua bahan itu dicampur dan lalu masak di wajan seperti membuat pudding. Untuk membuat nuget, Anda dapat  menggunakan campuran bumbu dapur seperti bawang putih, lada, dan bawang bombay.

Semua bumbu itu ia lembutkan bersama bahan dasar seperti udang dan daging butternut. Udang bisa diganti daging ayam kalau ingin membuat nuget ayam. Semua penganan itu sebagai wujud fortifikasi buah labu butternut.

Pakar pangan dari Universitas Gadjah Mada, Prof Murdjiati Gardjito, menuturkan untuk meningkatkan nilai gizi pangan, fortifikasi adalah caranya. Fortifikasi penambahan zat gizi makro dan zat gizi mikro kepada pangan yang dikonsumsi secara umum untuk mempertahakan dan memperbaiki kualitas gizi.

Menurut peneliti pascapanen di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Kalimantan Tengah, Elmi Kamsiati, kandungan labu cukup menyehatkan sehingga cocok untuk difortifikasi. “Fortifikasi dapat mengatasi masalah kekurangan gizi,” ujarnya.

Labu Senikmat Ayam

  1. Siapkan bahan-bahan berupa 150 g daging butternut kukus, 3 telur ayam yang sudah dikocok, 30 g mentega, 100 g udang segar/daging ayam, 6 siung bawang putih, setengah buah bawang bombay yang sudah dirajang, garam secukupnya, gula secukupnya, dan merica bubuk satu sendok teh.
  2. Lembutkan dan campur semua bahan. Khusus untuk mentega, cairkan terlebih dahulu. Campur semua bahan dan bumbu kemudian masukkan ke dalam cetakan misalnya loyang. Sebelum memanggang, oleskan minyak ke dinding loyang agar adonan tidak lengket.
  3. Masukkan adonan, maksimal 1 cm di bawah batas loyang. Kukus 15—20 menit hingga matang. Untuk mengecek kematangan, tusukkan garpu kedalam adonan. Jika adonan tidak menempel di garpu berarti telah matang.
  4. Potong adonan sesuai selera lalu masukkan kedalam kocokan telur sebagai perekat. Kemudian guling-gulingkan adonan di atas tepung panir dan terakhir, goreng adonan dengan api kecil hingga matang atau berwarna kuning kecokelatan.
Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img