Peneliti mengembangkan Bioagen Fotosintesis (Bio AF), formula berbasis mikroorganisme yang berpotensi meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman. Inovasi ini diharapkan dapat mendukung pertanian berkelanjutan di tengah tantangan degradasi lahan dan perubahan iklim.
Bio AF dikembangkan oleh peneliti yang mengkaji pemanfaatan mikroorganisme untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Formula ini mengandung mikroorganisme aktif beserta metabolitnya yang berperan dalam membantu penyediaan unsur hara, meningkatkan fotosintesis, dan mendukung pertumbuhan tanaman.
Peneliti Pusat Riset Mikrobiologi Terapan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bedah Rupaedah, menjelaskan bahwa Bio AF memiliki sejumlah fungsi, antara lain membantu melarutkan fosfat di dalam tanah agar lebih tersedia bagi tanaman. Formula ini juga mendukung penambahan nitrogen dari udara melalui proses fiksasi nitrogen serta menghasilkan fitohormon yang dibutuhkan tanaman.
“Formula Bio AF adalah kumpulan dari mikroorganisme dan juga metabolitnya yang memiliki berbagai aktivitas, di antaranya mampu membantu ketersediaan hara seperti P dengan cara melarutkan fosfat di dalam tanah,” ungkap Bedah saat wawancara di Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno, Cibinong, Jumat (23/10), dilansir dari laman BRIN.
Menurut Bedah, Bio AF juga berpotensi meningkatkan penangkapan cahaya, mengoptimalkan fiksasi karbon, serta membantu tanaman menghadapi cekaman abiotik maupun biotik. Selain itu, formula ini mendukung translokasi nutrisi dari daun menuju bagian tanaman yang menjadi tempat pengisian bulir padi, pembentukan umbi, dan perkembangan buah.
Pemanfaatan Bio AF tidak hanya berkaitan dengan penyediaan unsur hara, tetapi juga dengan upaya menjaga keseimbangan ekosistem tanah. Bedah menjelaskan, kesuburan tanah mencakup aspek kimia, fisika, dan biologi. Tanah yang subur tidak hanya memiliki ketersediaan unsur hara yang memadai, tetapi juga struktur yang baik dan aktivitas mikroorganisme yang mendukung pertumbuhan tanaman.
Keberadaan mikroorganisme berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekologi tanah, keberlanjutan ketersediaan hara, serta mengatasi berbagai kendala pertumbuhan tanaman.
Hasil Uji Coba Bio AF pada Tanaman
Hasil uji coba menunjukkan Bio AF berpotensi meningkatkan hasil panen pada sejumlah tanaman. Bedah menyebutkan, hasil panen sorgum dan stevia yang menggunakan formula tersebut meningkat hingga dua kali lipat.
Sementara itu, pada tanaman padi, hasil pengujian secara kualitatif dinilai menunjukkan perkembangan yang baik. Namun, peningkatan secara kuantitatif masih belum optimal.
Bedah juga menyampaikan bahwa tanaman yang menggunakan Bio AF diyakini memiliki kandungan asam linolenat dan antioksidan yang penting bagi tubuh. Meski demikian, besarnya peningkatan kandungan senyawa tersebut perlu dilihat berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan.
Ke depan, Bio AF diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan untuk mendukung pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan. Pemanfaatan mikroorganisme alami dalam formula ini berpotensi membantu petani menjaga kesuburan tanah sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian.
BRIN juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai mitra untuk mengembangkan dan memanfaatkan Bio AF. Pengembangan lebih lanjut diharapkan dapat memperluas penerapan inovasi berbasis mikroorganisme dalam mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.
