Friday, January 16, 2026

BRIN Kenalkan Teknologi Tangga Ikan (Fishway) di World Water Forum 2024

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan teknologi Fishway atau tangga ikan. BRIN berkolaborasi dengan Charles Sturt University dan Australian Centre for International Agricultural mengenalkan pengembangan teknologi itu pada World Water Forum 2024.

Kepala Pusat Riset Konservasi Sumber Daya Laut dan Perairan Darat, Arif Wibowo menuturkan melalui kolaborasi dengan pihak-pihak terkait yakni pembangunan bendungan itu menciptakan bersama sistem bernama Fishway atau tangga ikan.

Ia menuturkan sejatinya teknologi tangga ikan itu di Indonesia pertama kali sejak 1991 di Bendung Perjaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatra Selatan oleh BBWS Sumatra VIII, Kementerian PUPR dengan tipe pool dan weir fishway.

Lebih lanjut ia menuturkan dengan Fishway 60—70% populasi ikan dapat bertahan. “Jika fishway tidak ada hanya akan menyisakan 20% dari populasi ikan, bahkan bisa menyisakan 10% atau ikan migratorinya hilang,” kata  Arif dikutip pada laman BRIN.

Ia menuturkan Indonesia menduduki peringkat kedua di dunia mengenai kekayaan biodiversitas air tawar. Maka penting menjaga kelestarian lingkungan seperti menjaga populasi ikan air tawar di sungai.

Ia mengungkapkan pembangunan bendungan untuk irigasi maupun pembangkit litrik tenaga air dapat menghambat jalur migrasi ikan. “Pengembangan infrastuktur tersebut dapat menyebabkan terjadinya penurunan populasi ikan hingga 20%,” kata Arif.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img