Monday, February 26, 2024

Bukti Terbaru Khasiat Herbal

Rekomendasi
- Advertisement -
Temulawak herbal asli Indonesia yang dapat dijadikan ikon herbal nasional karena khasiatnya yang beragam.
Temulawak herbal asli Indonesia yang dapat dijadikan ikon herbal nasional karena khasiatnya yang beragam.

Korea punya ginseng dan Tiongkok punya cordyceps, maka Indonesia punya temulawak, jahe, dan akar alang-alang.

Ginseng Panax sp sebetulnya tidak hanya tumbuh di Korea Selatan. Tanaman anggota famili Araliaceae itu juga banyak dijumpai terutama di belahan bumi bagian utara seperti kawasan Siberia, Manchuria, dan Amerika Serikat. Namun, hanya Korea yang begitu “menghormati” ginseng. Masyarakat Korea seperti termaktub dalam “An Illustrated Guide to Korean Culture”, percaya Panax ginseng menyembuhkan berbagai penyakit.

Karena khasiatnya itu pada zaman dahulu warga Korea menganggap goryeo insam—sebutan ginseng korea—sebagai obat penyembuh yang dihadiahkan Dewa Gunung atau Sansin. Sebelum berburu ginseng di hutan, para sinamani—sebutan untuk pemburu ginseng—melakukan ritual untuk memanjatkan doa dan permohonan izin kepada Dewa Gunung.

Seorang sinamani terlarang berkata dan bertindak sembarangan selama perburuan. Jika menemukan sansam—sebutan untuk ginseng liar—para sinamani mesti mengatakan, “sim bwatda (dalam bahasa Korea berarti saya menemukannya).” Setelah itu mereka kembali melakukan ritual sebelum penggalian ginseng. Selama ini ginseng terbaik kerap disematkan pada ginseng korea.

Cordyceps, menjadi herbal andalan Tiongkok karena khasiat dan keunikannya.
Cordyceps, menjadi herbal andalan Tiongkok karena khasiat dan keunikannya.

Rimpang temulawak
Jika Korea dikenal dengan herbal ginsengnya, Tiongkok juga memiliki herbal yang sangat populer, yaitu Cordyceps sinensis, salah satu spesies jamur yang tumbuh pada ulat yang hanya ditemukan di kawasan Tibet. Khasiat jamur itu pertama kali ditemukan dalam catatan kuno yang dibuat Zurkhar Nyamnyi Dorje, pengobat asal Tibet pada abad ke-16.

Kini ekstrak jamur itu sudah diproduksi perusahaan farmasi di berbagai negara, salah satunya Diamond Interest, produsen herbal asal Malaysia. Negeri jiran kini juga tengah menggadang-gadang teripang Holothuria scabra sebagai salah satu produk obat tradisional unggulan. Produk perusahaan itu kini juga beredar di Indonesia.

Indonesia sebetulnya memiliki aneka jenis herbal yang potensial sebagai ikon nasional seperti temulawak.
Berbagai penelitian menyebutkan temulawak Curcuma xanthorrhiza mengandung senyawa kurkumin yang khasiatnya beragam, seperti antibakteri, antitumor, membantu menyembuhkan diabetes mellitus, tifus, pereda kolesterol, dan sumber antioksidan. Penelitian terbaru temulawak juga dapat menjadi herbal untuk mengatasi demensia (baca Temulawak Cegah Pikun halaman 56—57).

Upaya menjadikan temulawak sebagai ikon nasional sebetulnya sudah ditempuh pemerintah pada 2008. Ketika itu Gabungan Pengusaha Jamu, Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, dan Kementerian Koordinator Perekonomian menyelenggarakan acara Gelar Kebangkitan Jamu Indonesia dan Pembukaan Simposium International Temulawak di Kota Bogor, Jawa Barat.

Jahe teruji klinis untuk membantu menyembuhkan pasien Asam urat.
Jahe teruji klinis untuk membantu menyembuhkan pasien Asam urat.

Efektif mikroorganisme
Kunyit Curcuma longa juga tak kalah berkhasiat. Dalam penelitian yang dilakukan Javad Ranjbari dan rekan dari Tabriz University of Medical Sciences, Iran, mengungkap khasiat ekstrak rimpang Curcuma longa untuk mencegah kanker payudara dan kanker paru. Prof Zullies Ikawati, PhD, Apt dari Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada mengungkapkan, riset kunyit sebagai antikanker memang sangat banyak yang berhasil melakukannya (baca Kunyit Rival Kanker , halaman 66—67).

Berbagai herbal unggulan itu kini juga hadir dalam berbagai penyajian. PT Sido Muncul, misalnya, merilis produk berbahan alang-alang Imperata cylindrica yang ampuh menurunkan panas dalam itu dalam bentuk serbuk. Konsumen cukup menyeduhnya dengan air dingin, lalu meminumnya. PT Karya Pak Oles Tokcer, produsen herbal di Denpasar, Bali, menyajikan herbal dalam bentuk larutan minyak bokashi.

Menurut I Made Adi Suyasa SFarm Apt dari Bagian Quality Assurance PT Karya Pak Oles Tokcer, ramuan itu terbuat dari lebih dari seratus jenis herbal yang difermentasi dengan efektif mikroorganisme (EM) dalam minyak kelapa. “Setelah difermentasi kami menambahkan minyak asiri seperti minyak serai,” ujar Adi. Untuk mengonsumsinya pun praktis.

Untuk penyakit yang menyerang organ luar tubuh seperti luka bakar, pasien cukup mengoleskan ke bagian luka. “Kalau untuk penyakit internal bisa dikonsumsi langsung dengan cara ditetes atau ditambahkan dengan air minum untuk mempermudah konsumsi,” kata Adi. Gerakan hidup sehat dan kembali ke alam kian tren di masyarakat.

Majalah Trubus juga menggagas gerakan hidup sehat dengan membuat program Trubus berbagi sehat, di antaranya berupa kegiatan pameran dan talkshow tentang hidup sehat seperti yang akan diselenggarakan pada 20—22 November 2015 di Kemayoran, Jakarta. Dengan berbagai inovasi itu diharapkan perkembangan dunia herbal tanahair dapat mendunia layaknya ginseng di Korea. (Imam Wiguna)

 

Previous article
Next article
- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Inovasi Pakan Itik: Riset Ilmiah Membuktikan Eceng Gondok Terfermentasi Meningkatkan Bobot Itik

Trubus.id—Riset ilmiah membuktikan eceng gondok terfermentasi meningkatkan bobot itik. Siska Fitriyanti, S.Si, M.P., peneliti muda di Badan Penelitian dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img