Wednesday, August 10, 2022

Bunga Tumpuk Asal Klaten

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Adenium tumpuk baru hasil silangan dalam negeri.

Jentik manis, untuk memunculkan warna solid di tepi bunga perlu 2 kali penyilangan.
Jentik manis, untuk memunculkan warna solid di tepi bunga perlu 2 kali penyilangan.

Sosok adenium tumpuk itu amat istimewa, bagian tengah berwarna kuning dan bagian tepi bunga berwarna merah. Kedua warna tampak solid sehingga menimbulkan batas yang tegas dan tanpa gradasi. Itulah sosok adenium jentik manis hasil silangan Rochmad Wiyono Supadmo. “Bagian tepi bunga bentuknya tidak rata, tetapi bergelombang,” ujar pehobi dan penyilang adenium di Klaten, Jawa Tengah, itu.

Rochmad Wiyono Supadmo, kualitas bunga adenium tumpuk lokal dapat bersaing dengan keluaran luar negeri.
Rochmad Wiyono Supadmo, kualitas bunga adenium tumpuk lokal dapat bersaing dengan keluaran luar negeri.

Keistimewaan lain jentik manis memiliki susunan petal yang rapat dan berbunga lebat. Selama ini memang banyak bunga dengan warna berbeda di bagian tepi. Namun, batas antarwarna tidak tegas. Untuk melahirkan jentik manis, Rochmad melewati dua tahap penyilangan. Ia memanfaatkan my country berwarna kekuningan dan warna merah solid di sepanjang tepi bunga. Indukan lain, triple white jasmine yang berbunga putih.

Dua kali silangan
Rochmad mengatakan, “Dari my country saya mengharapkan munculnya warna merah yang menghiasi bagian tepi bunga. Warna solid di bagian tepi itulah fokus saya, karena sampai saat itu masih belum saya jumpai keberadaannya, bahkan di Thailand sekalipun.” Penyilangan tahap pertama belum menghasilkan adenium sesuai dengan harapannya.

Addict, adenium bunga tumpuk asal Thailand koleksi Dian Widiasih yang bentuknya kompak, ukuran besar dan rajin berbunga.
Addict (kiri) dan Jade kirin (kanan), adenium bunga tumpuk asal Thailand koleksi Dian Widiasih yang bentuknya kompak, ukuran besar dan rajin berbunga.

Bunga tumpuk silangan itu memang berwarna putih bersih, tetapi warna merah solid yang digadang-gadang belum muncul dengan sempurna. “Masih belum tegas batas warnanya. Warnanya masih kabur seperti gradasi dari warna putih ke merah muda. Padahal keinginan saya adalah warna yang solid,” ujar Rochmad.

Lelaki kelahiran 1972 itu kemudian menyilangkan kembali my country dengan adenium bunga tumpuk sinar tanjung. Sinar tanjung adalah bunga tumpuk produk silangan Rochmad terdahulu. Ia merilis bunga adenium tumpuk berwarna kuning polos itu pada 2014. Baru pada penyilangan kedua pada pertengahan 2015 itulah Rochmad akhirnya dapat menikmati keberhasilannya.

Rochmad juga berencana merilis bunga tumpuk baru sofia berwarna merah muda pada bagian tengah. Lagi-lagi warna merah solid menghiasi bagian tepi bunga yang bergelombang. Selain itu muncul garis berwarna merah dengan arah dari pusat bunga ke tepi yang membelah petal. Sofia hasil persilangan antara pink angel–bunga adenium asal Thailand berwarna merah muda, dan bunga tumpuk bernama waka-waka. Waka-waka berwarna putih dengan corak garis merah yang membelah tengah petal. Itulah pada akhirnya nanti yang memperkaya corak sofia.

Penyimpangan genetik

Rengganis guratan merah muncul dari sifat bawaan induk yang selama ini resesif.
Rengganis guratan merah muncul dari sifat bawaan induk yang selama ini resesif.

Koleksi terakhir siap rilis kepunyaan Rochmad adalah rengganis. Bunga mawar gurun hasil persilangan antara pink angel dan sinar tanjung itu bercorak warna istimewa. Warna dasar putih dengan guratan-guratan berwarna merah solid membujur dari pusat daun sampai hampir ke tepian petal. Pada bagian tepi bunga muncul warma merah yang lapisan warnanya agak menjorok sampai seperempat bagian petal.

Kemunculan corak guratan merah itu juga tidak terduga oleh Rochmad. Pink angel dan sinar tanjung memiliki warna bagian tengah daun yang solid. Namun, setelah disiangkan ternyata muncul corak baru berupa garis-garis mirip pola pembuluh darah pada manusia. “Saya belum pernah menjumpai fenomena semacam itu selama menyilangkan adenium tumpuk,” ujar penyilang alumnus Universitas Sebelas Maret, Surakarta, itu. Menurut dosen morfogenesis tumbuhan dari Universitas Airlangga, Prof Hery Purnobasuki, M.Si, Ph.D, persilangan antarvarietas berpotensi menghasilkan bermacam produk yang tidak sama dengan penampilan indukannya.

Sofia, bunga tumpuk merah muda dengan keistimewaan adanya garis yang membelah di tengah bunga
Sofia, bunga tumpuk merah muda dengan keistimewaan adanya garis yang membelah di tengah bunga

Apalagi pada kasus persilangan dari dua tanaman yang sama-sama hasil hibrida atau salah satunya hibrida. “Faktor genetik bawaan induk sangat berperan dalam munculnya berbagai kelainan penampilan. Misalnya pada bunga hasil hibrida berwarna putih yang disilangkan dengan putih nonhibrida. Ada kemungkinan muncul warna selain putih pada turunannya. Bisa saja bunga putih hibrida itu masih membawa gen asal berwarna tertentu dari indukannya,” ujar Hery.

Jade kirin, adenium bunga tumpuk asal Thailand koleksi Dian Widiasih yang bentuknya kompak, ukuran besar dan rajin berbunga.
Jade kirin, adenium bunga tumpuk asal Thailand koleksi Dian Widiasih yang bentuknya kompak, ukuran besar dan rajin berbunga.

Pehobi adenium dari Pekanbaru, Provinsi Riau, Dian Widiasih, mendatangkan adenium tumpuk baru, yakni jade kirin dan addict pada Juni 2015. “Saya tertarik pada keindahan bentuk bunga dan warnanya, masing-masing bunga memiliki keistimewaan tersendiri,” ujar Dian. Jade kirin berwarna kuning solid dan rajin berbunga. Addict adenium bunga tumpuk berwarna merah, kompak, dan berukuran besar. Selain itu, addict juga rajin berbunga. (Muhammad Hernawan Nugroho)

Previous articleElok Dalam Kaca
Next articleTerpesona Epifit Cantik
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img